Kecewa dan Harus Bersabar Menunggu

Ir. Drs Benjamin Latumahina ( Foto:Sulo/Cepos)

MERAUKE-Penundaan pelantikan bupati dan wakil terpilih dari 5 kabupaten di Papua, termasuk Kabupaten Merauke menimbulkan rasa kecewa sekaligus tanda tanya. Pasalnya, rencana pelantikan tersebut ditunda setelah para bupati dan wakil terpilih yang akan dilantik telah mengikuti gladi bersih.
“Tentu kita kecewa karena dengan penundaan ini membuat kita menunggu dalam ketidakpastian. Apalagi dengan penundaan ini tentunya akan menambah biaya,” kata Ketua DPRD Kabupaten Merauke Ir. Drs Benjamin Latumahina, ketika dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (26/2).
Meski begitu, lanjut Politisi Partai Nasdem tersebut, dengan penundaan ini pihaknya harus bersabar menunggu, namun berharap penundaan itu tidak terlalu berlama-lama.”Kita berharap Sabtu besok sudah ada pelantikan. Paling lama, Seninlah,” harapnya.
Benjamin Latumahina melihat penundaan tersebut lebih pada komunikasi yang tidak berjalan dengan baik, sehingga semula direncanakan wakil gubernur yang melantik menjadi gubernur Papua secara langsung. Namun demikian, jelas Benjamin Latumahina bahwa tanpa menyampingkan peran dari wakil gubernur, seharusnya gubernur yang melantik sebagai kepala pemerintahan.
“Kita bersyukur kalau gubernur yang langsung melantik. Karena pasti auranya berbeda jika pelantikannya dilakukan oleh wakil gubernur dan gubernur langsung,” katanya.
Benjamin Latumahina juga berterima kasih kepada masyarakat Merauke yang menurutnya antusias menyambut bupati dan wakil bupati baru tersebut. Sebab, meski ditunda, namun antusiasme masyarakat dalam memberi ucapan selamat kepada bupati dan wakil bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, MT-H. Riduwan, S.Sos, M.Pd tersebut baik lewat media sosial, maupun karangan bunga di Jayapura maupun kantor bupati. ‘’Termasuk antusiasme rencana penyambutan setelah pelantikan nanti,” katanya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *