Pemerintah Tegaskan Belum Ada Kepastian Soal Umrah

JAMAAH UMRAH TIBA DI BANDARA JEDDAH.

Beredar Kabar Umrah Mulai Dibuka Pertengahan Maret

JAKARTA, Jawa Pos-Beredar kabar bahwa pemerintah Arab Saudi bakal membuka kembali akses perjalanan umrah untuk jamaah dari luar negeri, termasuk dari Indonesia. Tetapi kabar tersebut masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Sampai saat ini pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan secara resmi kapan umrah kembali dibuka.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menuturkan sampai saat ini tim Teknis Haji KJRI Jeddah belum menerima informasi bahwa penerbangan umrah kembali dibuka. Bahkan informasi penerbangan umrah kembali dibuka pertengahan Maret depan, Endang mengatakan belum ada kabar tersebut.

’’Terakhir kami koordinasi dengan Jubir Kementerian Haji Saudi, belum ada kebijakan terkait pembukaan umrah,’’ katanya saat dikonfirmasi kemarin (25/2). Termasuk soal penyelenggaraan haji 2021, Endang juga mengatakan sampai saat ini belum ada statement resmi dari Saudi. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia untuk bersabar sampai ada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi.

Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi menuturkan kabar bahwa umrah bakal dibuka kembali pada pertengahan Maret disampaikan oleh pengurus Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri). Sementara dirinya selaku pimpinan Sapuhi belum mendapatkan kabar tersebut.

Menurut dia kecil kemungkinan umrah tahun 1442 hijriyah saat ini bakal dibuka kembali. Jika dikonversi ke kalender umum, tahun 1442 hijriyah berakhir pada pertengahan Agustus mendatang. Sebentar lagi sudah masuk bulan Ramadan. Kemudian bulan Syawal lalu masuk ke musim haji 1442 hijriyah. ’’Sesudah musim haji 2021, (penyelenggaraan umrah, Red) insyallah dengan izin Allah bisa terlaksana. Amin,’’ kata Syam.

Untuk pelaksanaan haji sendiri, menurut dia cukup berat tahun ini. Kalaupun ada pengiriman jamaah haji, kemungkinan haji furoda atau jamaah di luar kota resmi pemerintah Indonesia. Ketika nanti ada penyelenggaraan haji termasuk umrah, protokol kesehatan untuk jamaah dari Indonesia bakal dijalankan lebih ketat. Sebab Arab Saudi ikut memonitor adanya praktik pemalsuan hasil lab PCR untuk penerbangan umrah selama ini.

Kabar bahwa penerbangan umrah kembali dibuka pertengahan Maret disampaikan Ketua Umum Amphuri Firman M. Nur. Ketika berkunjung ke Sidoarjo pada Selasa (23/2) lalu, dia menyampaikan pertengahan Maret depan bakal ada normalisasi dan umrah dibuka kembali. (wan/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *