Dua Resedivis Curas dan Curanmor Ditangkap

Dua orang resedivis spesialis Curanmor dan Curas MHR (16) dan NP (20) saat diamankan di Mapolsek Jayapura Selatan, Jumat (26/2).  (Humas Polresta Jayapura Kota for Cepos)

JAYAPURA-Unit Opsnal Reskrim Polresta Jayapura Kota berhasil menangkap dua orang resedivis spesialis pencurian dan kekerasan (Curas) serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor ) di wilayah Kota Jayapura.
Pelaku dengan inisial MHR (16) dan NP (20) ditangkap Unit Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota di Polimak II Batu Karang, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (26/2).
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas melalui Kasat Reskrim AKP. Komang Yustrio Wirahadi Kusuma mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan hasil penyelidikan tim opsnal di lapangan terkait kasus Curas dan Curanmor.
“Dengan hasil yang maksimal akhirnya tim berhasil meringkus keduanya yang merupakan spesialis pelaku jambret dan Curanmor yang biasa beraksi di seputaran wilayah hukum Polresta Jayapura Kota,” ucap Yustrio Wirahadi.
Diketahui, keduanya merupakan residivis kasus yang sama. Dimana usai dibebaskan MHR dan NP kembali bersama mengulangi tindak pidana yang pernah dilakukan sebelumnya.
“Saat dilakukan penangkapan keduanya tidak melakukan perlawanan. Dua pelaku langsung digiring ke Mapolresta Jayapura Kota untuk dilakukan pemeriksaan awal,” ungkapnya.
Lanjutnya, sejauh ini kedua pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan tindak pidana Curas dan Curanmor. Setelah dicocokkan dengan laporan polisi, ada empat laporan yang dilakukan oleh mereka berdua.
“Ketika dilakukan pemeriksaan awal diketahui keduanya terkait dengan empat laporan polisi yang terdaftar di Mapolresta Jayapura Kota, diantaranya dua laporan kasus curanmor dan dua laporan kasus curas,” terangnya.
Adapaun penangkapan keduanya disertai dengan barang bukti dua unit sepeda motor Honda Beat hasil curanmor yang telah dilaporkan di Polsek Abepura dan Polresta Jayapura Kota.
“Kami masih mendalami pemeriksaan lebih mendalam terhadap kedua pelaku, tidak menutup kemungkinan keduanya masih terlibat dengan tindak pidana curas dan curanmor yang lainnya, atau dari keduanya bisa diungkap sindikat-sindikat tindak pidana Curas dan Curanmor lainnya,” pungkasnya. (fia/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *