Bank dan Perusahaan Pembiayaan Harus Memenuhi Syarat Tertentu

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua dan Papua Barat Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak. (Dok Cepos)

Untuk Bisa Memberikan DP 0 Persen

JAYAPURA – Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan sinergi dengan kebijakan pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), OJK menetapkan kebijakan stimulus lanjutan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat, Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak mengatakan, berbagai relaksasi kebijakan prudensial sektor jasa keuangan secara temporer,  guna mendorong pertumbuhan kredit yang lebih cepat telah disiapkan dan akan berlaku efektif mulai 1 Maret 2021,  dengan diterbitkannya surat Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan dan Kepala Eksekutif Pengawas IKNB.

“Salah satu kebijakan tersebut adalah dengan mendorong pertumbuhan kredit kendaraan bermotor baik melalui perbankan ataupun pembiayaan. Hal ini merupakan sinergi antara kebijakan program DP 0% untuk pembelian sepeda motor dan mobil baru, yang merupakan program pemerintah,”ungkapnya kepada Cendetawasih Pos, Jumat (26/2).

Lanjutnya,  hal ini untuk mendorong pertumbuhan kredit di bidang otomotif dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

“Bank dan perusahaan pembiayaan yang dapat menerima kebijakan DP 0 % harus memenuhi syarat dan ketentuan,  seperti harus memenuhi profil risiko 1 dan 2 untuk perbankan dan untuk perusahaan pembiayaan harus memenuhi kriteria tingkat kesehatan tertentu seperti NPL di bawah 5%,” terangnya.

  Selain itu, OJK juga akan memberikan relaksasi ketentuan bagi perbankan yang menyalurkan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yaitu penurunan bobot risiko kredit (ATMR) yang awalnya dinilai 100% menjadi 50%, kemudian untuk perusahaan pembiayaan bobot risiko pembiayaan  (ATMR) menjadi 25%-50% yang awalnya sebeser 37,5%-75%.

Untuk diketahui, penurunan ATMR nantinya akan berpengaruh terhadap kecukupan pencadangan modal bank/perusahaan pembiayaan. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *