Tawarkan Keuntungan Tak Wajar Sudah Pasti Investasi Bodong

Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak ( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Masyarakat perlu lebih waspada terhadap berbagai investasi yang mengiming-imingi keuntungan yang berlipat-lipat dan tak wajar. Cukup banyak masyarakat yang sampai tertipu dengan investasi-investasi tersebut.

Salah satu yang sedang hangat dibicarakan adalah aplikasi vtube, karena tiba-tiba saja google pun menghapusnya dari playstore. Dan pengikuti vtube jumlahnya tidak sedikit dan tersebar di seluruh Indonesia.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat, Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak mengatakan sampai dengan saat ini, pihaknya belum menerima pengaduan dari masyarakat yang merupakan korban dari aplikasi VTube.

“Kami sampai saat ini belum menerima laporan dari para korban VTube, kalau seandainya ada yang mengadu pasti kita respon langsung, bagi masyarakat yang merasa di rugikan sebaiknya datang mengadu di Kantor OJK langsung,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (25/2) kemarin.Diakuinya, untuk aplikasi VTube sendiri harusnya masyarakat lebih jeli melihat penawaranya.

“Sebenarnya ini tidak logis, yang penting masyarakat harus lihat legalitasnya, kewajarannya, dalam hal ini pemberian imbal hasil yang wajar, jika melebihi dari seharusnya sudah pasti itu investasi bodong karena tidak logis penawarannya,” terangnya.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang mengadu, pihaknya pasti akan melakukan upaya-upaya yang bisa membantu masyarakat, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan legalitas suatu investasi baik itu legalitasnya dan logisnya.“Kalau bingung bisa langsung ke kantor OJK atau tidak Telepon di 157 kami siap membantu masyarakat,” pungkasnya. (ana/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *