Target Emas, Futsal Degradasi 3 Pemain

Pelatih kepala Futsal PON Papua saat memberikan arahan dalam latihan yang dilangsungkan di lapangan Futsal Arena Mutiara Hitam, Polimak, Kota Jayapura, Selasa (23/2). ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Promosi degradasi masih terus dilakukan oleh tim Futsal PON Papua dalam menyambut PON XX 2021. Pekan lalu, Futsal PON Papua kembali memulangkan tiga pemain yang dinilai tak kunjung menunjukan perkembangan selama menjalani pemusatan latihan. Ketiga pemain tersebut ialah Agustinus Youmilena (kipeer), Cristian Josus Mahulai (Pivot) dan Ayub Balubun (Pivot).

Pelatih kepala Futsal PON Papua, Daud Henri Arim mengatakan, bahwa sebelumnya Futsal PON Papua memiliki 20 pemain, sayangnya, Futsal Papua harus mengurangi pemainnya hingga 14 pemain, sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua.

“Dari 20 pemain kita akan degadrasi pemain yang kita lihat tidak ada perkembangannya dalam latihan, uji coba dan pertandingan. sesuai kuota di PON hanya 14 orang pemain saja sesuai THB Futsal PON,” ungkap Daud Arim kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kota Jayapura, Selasa (23/2) siang kemarin.

“Pemulangan 3 pemain karena sudah menjadi pertimbanngan tim pelatih dan juga sesuai hasil tes kebugaran berapa waktu yang lalu, sehingga menjadi rekomendasi untuk memulangkan 3 pemain tersebut,” ujar Daud.

Mantan pemain Persipura Jayapura itu menyebutkan, bahwa kedepan Futsal Papua kembali akan memulangkan dua pemain sesuai jumlah kuota yang diberika. Sehingga Daud akan menerapkan persaingan yang cukup ketat untuk menentukan pemain yang akan digunakan saat PON XX.

“Memang kita sudah harus melihat pemain siapa yang siap dan siapa yang tidak siap. Kita akan melihat lagi 2 pemain siapa yang harus dipulangkan. Karna harus tinggal 14 pemain inti tim Futsal Papua yang akan bermain di PON XX 2021. Kami sudah sampaikan kepada pemain harus menjaga kualitas dalam latihan, uji coba dan pertandingan karana kuota hanya 14 orang saja dan ketika dipulangkan harus terima dengan besar hati,” ucap Daud.

Apalagi menurut Daud, Futsal PON Papua merupakan salah satu cabang olahraga yang ditargetkan mendulang medali emas. Sehingga materi pemain yang mumpuni menjadi salah satu senjata Futsal Papua dalam meraih medali emas.

“Karena kami ingin kualitas pemain yang benar-benar siap bermain untuk PON. Karena target yang diberikan, Futsal harus medali emas, maka kami tim pelatih juga harus memilih pemain yang berkualitas, baik dalam latihan maupun uji coba. Karena ini kepercayaan yang diberi oleh ketua Asprov PSSI Papua dan KONI Papua, kami harus menjaganya dengan baik,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *