Dorong Tenaga Kesehatan  Tuntas Divaksin

Welliam Manderi (foto: Gratianus silas/cepos)

JAYAPURA – Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid 19 Provinsi Papua terus mendorong semua tenaga kesehatan di wilayah Papua agar secara tuntas divaksin. Khsusnya bagi 3 daerah di Papua yang belum di vaksin.

Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Welliam R. Manderi  mengatakan dari data terakhir Dinas Kesehatan setempat, tercatat tiga kabupaten yang tenaga kesehatannya belum divaksin sama sekali yakni Lanny Jaya, Tolikara dan Puncak Jaya.

“Kami berharap, para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan Covid 19 ini dapat terlindungi dan salah satu caranya adalah dengan divaksin, sehingga ketika tenaga kesehatan sudah memenuhi target yang ditentukan terpenuhi maka selanjutnya tahab berikut akan dilaksanakan,” kata Welliam kepada Cenderawasih Pos, Rabu  (24/2) kemarin.

Lanjutnya, diharapkan dengan semua upaya sosialisasi serta penyampaian dari pemerintah dapat dipahami oleh tenaga kesehatan dengan baik sehingga dorongan untuk divaksin dapat dilaksanakan secara maksimal. Khsusu untuk Papua masih tersisa 3 kabupaten yang belum di vaksin, mudah-mudahan sosialisasi dan penyampaian oleh pemerintah agar semua warga boleh memahami pantingnya vaksin tersebut.

“Yang terpenting dalam tahap awal ini adalah tenaga kesehatan, jika tenaga kesehatan sudah bisa di vaksin dan memberikan informasih kepada masyarakat, saya kira besok masyarakat tidak akan takut terhadap vaksin, Jika tenaga kesehatan saja tidak mau divaksin, bagaimana pemerintah dapat memberikan contoh bagi warga,” ujarnya.

Dia menjelaskan vaksinasi ini penting untuk melindungi masyarakat terpapar COVID-19, namun jika warga tidak mau divaksin maka upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah tidak dapat maksimal. Intinya vaksin ini  baik untuk kekebalan tubuh.

“Dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, pemerintah melaksanakan vaksinasi, dan sekarang ditambah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” katanya lagi.

Dia menambahkan semua upaya dilakukan pemerintah untuk melindungi warganya sehingga hal ini juga harus didukung oleh tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 ini. (ana/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *