Banjir di Keerom Berdampak ke Harga Sayuran dan Buah di Sentani

Penjual di Salah satu penjual ketika melayani seorang pembeli di Pasar Baru Sentani Selasa 23/2 kemarin

SENTANI- Banjir yang terjadi di Kabupaten Keerom beberapa waktu lalu, berdampak juga pada naiknya harga sayuran dan buah di Sentani.
Ibu Masdawati, salah seorang penjual sayuran dan bumbu dapur yang ada di Pasar Baru Sentani mengatakan, kenaikan harga mencapai 40 sampai 50% dari harga sebelum terjadinya bencana banjir di Kabupaten Keerom .
“Ya boleh dibilang naiknya antara 40 sampai 50% dari harga sebelumnya,” kata Masdawati, ketika di temui di Pasar Baru Sentani, Selasa 23/2.
Dia mencontohkan beberapa komoditas pertanian yang mengalami kenaikan harga yang signifikan seperti cabai. Dimana sebelumnya cabai dijual dengan harga Rp 99.000 per kg dan saat ini sudah mencapai Rp 140.000 per kg. Selain itu buncis, sayur kol dan beberapa jenis sayur lainnya juga mengalami kenaikan harga.
“Jadi hargamemang lagi naik, bencana yang terjadi di Keerom ini sangat berpengaruh pada harga sayuran yang ada di pasar saat ini,”ujarnya.
Sementara itu untuk buah-buahan yang lebih banyak di drop dari Kabupaten Keerom seperti buah semangka dan bengkoang. Namun untuk harganya saat ini masih standar di kisaran Rp 20.000 sampai Rp 25.000 per buah.
Dia mengakui, meskipun stok sayuran dari Kabupaten Keerom saat ini sudah mulai menipis, namun harga di pasaran belum terlalu terasa. Hal ini disebabkan karena di beberapa daerah yang ada di Kabupaten Jayapura saat ini sudah mulai panen berbagai jenis sayuran dan buah termasuk semangka.
” Memang tidak terlalu terasa kalau di sini sudah tidak tersedia yang dari Keerom , maka kita juga mendapatkan pasokan sayuran lokal dari Genyem dan ada beberapa dari daerah lainnya karena untuk sayuran saat ini cukup banyak,”tandasnya. (roy/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *