Penimbun Mitan Diproses Lebih Lanjut

AKP  Agus F. Pombos, SIK ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Salah satu pelaku  penimbun minyak tanah (mitan) Ilegal  yang berhasil diamankan Reserse Kriminal Polres Merauke  berinisial EA (37) yang sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga  tetap diproses hukum lebih lanjut.

    Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP  Agus F. Pombos, SIK, mengungkapkan bahwa  penimbun  minyak tanah secara ilegal  tersebut tetap diproses lebih lanjut.

  “Yang bersangkutan kita  proses lebih lanjut,’’ kata Kasat Reskrim ditemui Cenderawasih Pos, Selasa (23/2), kemarin.

   Pihaknya  juga lanjut Kasat Reskrim akan memanggil sejumlah pangkalan minyak tanah yang ada di Merauke  untuk dimintai keterangan terkait dengan penjualan Mitan yang merupakan BBM subsidi kepada pihak yang tidak berhak tersebut. Meski lanjut diproses, namun yang bersangkutan  tidak ditahan dengan alasan memiliki  anak yang masih kecil. Apalagi yang bersangkutan kooperatif.

   “Yang bersangkutan  tidak kita tahan,  karena cukup kooperatif. Hanya wajib lapor nanti,’’ terangnya.

    Pelaku  sendiri, ungkap  Kasat Reskrim akan dijerat dengan UU Migas dimana yang bersangkutan menjual  BBM subsidi di atas  harga eceran tertinggi yang ditetapkan  dengan ancamana hukuman sekitar 6 tahun penjara.

   Sebagaimana diketahui, bahwa  terkait dengan kesulitan mendapatkan  minyak tanah  di Merauke sementara di media sosial yakni di forum jual beli Merauke banyak diperjualanbelikan Mitan tersebut dengan harga  di atas HET yakni antara  5.500-8.000 perliternya.

   Sementara  harga eceran tertinggi  untuk minyak tanah tersebut Rp 3.500  membuat Reserse Kriminal Polres Merauke langsung  bergerak dan  menyusuri salah satu penjual  mitan lewat forum jual beli Merauke dan berhasil mengamankan  pelaku EA dan barang bukti minyak tanah dalam 5 jeringen jumbo yang diperkirakan  sekitar 200 liter.  Pelaku AE mengaku  selain menjual lewat  media sosial, dia juga mengirim ke Muting Kabupaten Merauke. (ulo/tri)      

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *