Pemkab Intan Jaya Laporkan Situasi Terkini ke Pemprov

Penyerahan data kondisi para pengungsi Kab. Intan Jaya oleh Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya Yan Kobogoyau kepada Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, dalam konferensi pers di Swiss-Belhotel Jayapura, Selasa (23/2) kemarin. ( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal mengatakan,  mewakili pemerintah Intan Jaya dan masyarakat,  Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya Yan Kobogoyau  berdiskusi langsung dengan Pemerintah Provinsi Papua, terkait situasi dan kondisi di Intan Jaya.

“Melalui pertemuan ini, kami dari Pemerintah Provinsi menyambut baik dan kita selama ini telah melakukan aksi-aksi, tetapi dengan adanya keterangan langsung dari pemerintah daerah setempat, maka akan mempercepat pemulihan situasi di Intan Jaya,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/2).

Diakuinya, berdasarkan dari informasi yang pihaknya terima, dapat disampaikan bahwa banyak masyarakat yang mengungsi di Nabire.  Selain itu sebagian berada di  Intan Jaya dan sebagian di Timika.

“Konsen kita saat ini, kami akan membentuk emergency respon. Jika mengikuti norma-norma yang ada saat ini peran provinsi sangat terbatas, tetapi jika kita melihat secara konteks di Papua, kita harus keluar agar ke depan kalau ada kejadian serupa pemerintah semua dapat hadir membantu,” terangnya.

Lanjutnya, pembentukan emergency respon tersebut akan pihaknya bentuk dalam waktu dekat ini. Pihaknya berencana bersama pemerintah Kab. Intan Jaya pada 4 Maret 2021, akan mengadakan Ibadah KKR Pemulihan di Nabire.

“Nanti saya sendiri akan ke Nabire untuk menyerahkan secara simbolis bantuan dan lain sebagainya. Mmeski saat ini bantuan yang kami berikan sudah berjalan, namun penyerahan secara simbolis akan dilakukan pada 4 Maret 2021 mendatang,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya Yan Kobogoyau menjelaskan terkait situasi saat ini di Intan Jaya, keadaanya sudah mulai pulih sementara para pengungsi berangsur-angsur sebagian sudah kembali ke kampung masing-masing namun belum maksimal dan sebagain lagi masih berada di Gereja Katholik.

“Dengan melakukan pertemuan yang kami lakukan dengan Wakil Gubernur Provinsi Papua, dan seluruh pimpinan OPD di Provinsi Papua, ada langkah-langkah strategis yang bisa ditemukan untuk melakukan pemulihan kondisi di Intan Jaya,” tandasnya.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *