Datangi Rumah Warga yang Terpapar dan Ditangani Sesuai Prosedur

Bhabinkamtibmas, staf kelurahan dan ketua RT saat menjelaskan struktur posko penanganan Covid-19, Selasa (23/2) kemarin. ( FOTO: Elfira/Cepos)

Melihat Cara Kerja Tim Penanganan Covid-19 di Tingkat Kelurahan

Badai Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020 lalu hingga kini belum juga usai, kasusnya tiap hari cenderung meningkat. Pemerintahpun melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka tersebut, seperti apa upaya yang dilakukan?

Laporan-Elfira

Ya, berbagai kekuatan dikerahkan untuk mengendalikan kasus Covid-19 yang terus meningkat sejak Maret 2020. Salah satunya adalah dengan menyiapkan 1.066 personil Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk melaksanakan tugas sebagai tenaga tracer atau penelusuran kontak erat kasus Covid-19 di tengah masyarakat. Sementara program vaksinasi, Polda Papua juga menyiapkan sebanyak 299 tenaga kesehatan yang nantinya akan bertindak sebagai vaksinator Covid-19. Sebanyak 1000-an anggota Polda Papua ini akan tersebar di seluruh wilayah Papua.

Di Posko Penanganan Covid-19 Kelurahan Angkasapura yang dikunjungi Cenderawasih Pos, Selasa (23/2) kemarin. Para petugas sibuk bekerja dengan mendata apa yang perlu dikerjakan, sedang struktur Posko Penanganan Covid-19 Kelurahan Angkasapura terpajang rapi di dinding bercat putih.

Posko tersebut berdiri sejak Kamis (18/2) dan telah dikunjugi Wakil Walikota Jayapra, wakapolresta Jayapura Kota, anggota DPRD Kota Jayapura dan beberapa pejabat lainnya.

Bhabinkamtibmas di Kelurahan Angkasapura, Aipda Faizal menyampaikan, peran Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan sekaligus mendata warga yang terpapar Covid serta melakukan Karantina mandiri.

“Kami juga menerapkan sambang keluarga untuk melakukan imbauan, warga yang  melaksanakan kegiatan di luara rumah tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ucap Pak Bhabin.

Di tengah pandemi Covid-19, sebagian warga menjadi orang yang malas tahu dengan protokol kesehatan. Di sinilah peran Bhabin dalam menyadarkan warga. Jalan bareng sama staf kelurahan, RT/RW untuk memberikan imbauan kepada warga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Manfaat dan fungsi Pos adalah apabila  kami mendapat data terkait warga kami yang terpapar covid , kami akan mencari keberadaan yang bersangkutan menanyakan kondisinya, sudah berapa lama terpapar Covid dan melaksanakan karantina mandiri. Kami menyampaikan ke satuan atas  agar mereka diberikan vitamin dan lainnya,” tuturnya.

Dalam struktur penanganan Covid-19, melibatkan dua personel Babinsa, dua personel Bhabinkamtibmas, melibatkan 15 RT dan 4 RW, Rapi, Orari, Pemuda Gereja, remaja masjid dengan sitem roling. Waktu berada di pos sejak pukul 09:00 WIT hingga pukul 15:00 WIT.

Namun, kalau dapat data ada warga yang terpapar maka kembali ke posko untuk mencari keberadaan warga tersebut,” ungkapnya.

Sedang Selvina Pigome Staf kelurahan Angkasa selalu mengingatkan warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.  “Hingga saat ini masih ada warga yang tidak menggunakan masker, cara kami memberikan imbauan melalui RT/RW. Namun masyarakatnya saja yang tidak mau pedului, mereka malas tahu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Penanganan Covid Posko Kelurahan Angkasa sekaligus Ketua RT  Lembah Sunyi RT 02 RW 03 Kelurahan Angkasapura Jesman Siagian mengingatkan warga bahwa Covid itu ada. Sehingga warga harus mengikuti protokol kesehatan.

“Untuk menyadarkan warga, sosialisasi itu penting. Kita harus ekstra hati-hati pendekatan secara bijak dan arif serta humanis untuk menyadarkan warga, memang sih kendala itu selalu ada,” ungkapnya. Adapun manfaat Posko sendiri menurut Jesman yakni memudahkan Satgas Covid untuk mencari tahu alamat bagi mereka yang terpapar Covid-19. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *