Pra Musim, Persipura Belum Bisa Berbicara Banyak

Boaz Solossa dan kawan-kawan saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura pada musim 2019 silam. ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA-Setelah mendapakan restu dari Kapolri, PSSI dan LIB siap menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 yang akan digelar bulan Juni mendatang.

Sebelum kompetisi Liga 1 dan Liga 2 digulir, PSSI dan LIB lebih dulu menggelar liga pra musim yang bertajuk Piala Menpora 2021 yang akan dilaksanakan pada 20 Maret – 25 April.

Merespon kabar baik tersebut, kontestan Liga 1 maupun Liga 2 kini mulai bergegas melakukan persiapan. Beberapa tim kini sibuk melakukan kontrak baru kepada pemainnya. Bahkan beberapa tim Liga 1 telah melakukan latihan bersama, seperti Bali United dan Madura United.

Kondisi berbeda justru dialami oleh Persipura Jayapura yang masih terlihat adem dalam menyambut liga pra musim “Piala Menpora 2021”. Tim berbintang empat itu belum berniat melakukan latihan, menyusul kas keuangan manajemen Persipura yang tak kunjung mendapatkan suntikan dana dari pihak sponsor.

PT. Freeport Indonesia dan Kuku Bima yang dikabarkan telah mendapatkan proposal sponsorship dari manajemen Persipura pun tak kunjung membarikan kejelasan. Walhasil, manajemen Persipura pun masih enggan mengaktifkan kembali aktivitas klub.

Bahkan untuk kerangka tim yang akan digunakan oleh tim berjuluk Mutiara Hitam itu pun juga masih abu-abu. Perasaan cemas tentu menghampiri para pasukan Mutiara Hitam mengenai masa depannya kelak bersama tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

Padahal Persipura Jayapura musim ini tak hanya dipusingkan soal liga pra musim atau kompetisi Liga 1, tapi tim paling ujung timur Indonesiaa itu juga kembali mentas pada Piala AFC 2021. Persipura akan mengawali kiprahnya di pentas sepakbola Asia kasta kedua itu dari babak play off pada pertengahan bulan Mei mendatang.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena mengatakan bahwa manajemen Persipura saat ini masih menunggu jawaban dari pihak sponsor. Sehingga soal kompetisi pra musim menurut Rocky, manajemen Persipura belum bisa berbicara banyak.

“Belum bisa berbicara soal kompetisi, belum ada perkembangan soal jawaban (sponsor). Kalau sudah ada sponsor baru kita jalan,” ungkap Rocky kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Hotel Mercure Kota Jayapura, Rabu (17/2) pekan lalu.

Untungnya, meski manajemen Persipura belum memberikan isyarat, para penggawa Mutiara Hitam yang memperkuat Persipura di musim lalu mulai melakukan persiapan.

Pemain Persipura yang tergabung dalam klub Ifan Sport sepakat mengikuti turnamen tarkam “Waena Cup” yang sedang berlangsung di lapangan sepak bola Emsyk Waena, Kota Jayapura.

Menurut kapten Persipura Jayapura yang juga menjadi kapten Ifan Sport, Boaz Solossa mengaku bahwa Waena Cup menjadi ajang pemanasan mereka sebelum kembali menjalani latihan untuk menatap kompetisi tanah air. Apalagi Waena Cup juga diperkuat beberapa pemain profesional yang tersebar dalam beberapa klub.

Bapak lima anak itu juga menyampaikan kepada rekannya yang masih aktif agar memghindari hal-hal yang bisa merugikan karier mereka di atas lapangan hijau.

“Kami juga tekankan bahwa jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, artinya mungkin cedera. Karena turnamen ini yang penting menjaga kondisi apalagi kompetisi juga sudah mau berjalan, dan kabar ini yang semua pemain nanti-nantikan. Karena sebagai pemain sepak bola, ini memang pekerjaan kami sehingga kami berharap liga benar-benar bisa berjalan lagi,” pungkasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *