DPRD Mamteng Mendesak Pemda Menyerahkan Draf KUA-PPAS APBD 2021

Sekertaris Fraksi Gabungan Mamberamo Tengah Bersatu, Yustiis Yikwa SH Anggota DPR Samani Karoba S. Sos dan Anggota DPRD Mamteng Piter Togotli Spd saat menyampaikan keterangan pers? Minggu, (21/2). Foto: Noel/Cepos

JAYAPURA – Anggota DPRD Kabupaten Mamberamo Tengah, (Mamteng) medensak kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Mamberamo Tengah agar segera memberikan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Induk tahun 2021 untuk dibahas.

Sekertaris Fraksi Gabungan Mamberamo Tengah Bersatu, Yutius Yikwa SH, mengatakan penyerahan KUA-PPAS yang belum di lakukan oleh pihak eksekutif mengakibatkan keterlambatan sidang APBD 2021.

“Kami DPRD meminta penjelasan dari tim TAPD namun sampai akhir bulan februari ini, kami Belum di berikan penyelasan secara tertulis dari pihak eksekutif dan DPR masih menunggu penyelasan tim TAPD berkaitan dengan keterlambatan penyerahan draf KUA-PPAS APBD 2021.
Sementara waktu terus berjalan sehingga Kami minta dan mendesak tim TAPD jangan molor-molor waktu. Kami minta pihak eksekutif untuk memberikan KUA-PPAS agar kami gelar sidang,” Kata Yustius yang juga Ketua komisi B itu di Jayapura, Minggu, (21/2).

Ia menjelaskan sesuai aturan harusnya sidang APBD induk di lakukan akhir tahun 2020 antara bulan November-Desember.

” Tetapi Sesuai Permendagri Nomor 64 tahun 2020. tentang Pedoman penyusunan Anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021.harus direkap dalam aplikasi SIPD sehingga kami sudah berikan waktu kepada Tim TAPD untuk melakukan rekapan materi sidang dalam Aplikasi tersebut, tapi mereka masih saja terlalu lama, ” Katanya.

Lanjutnya sekarang tahun 2021 dan sudah bulan ke dua tapi belum ada tanda – tanda dari TAPD belum menyerahkan Draf KUA-PPAS kepada DPRD.

“Keterlambatan ini apa penyebabnya, kami juga dari lembaga DPRD Mamteng sudah menyurati kepada pihak Eksekutif melalui sekwan beberapa waktu lalu, dan meminta keterangan kenapa proses ini terlalu lama, namun belum ada balasan secara tertulis juga, ” Katanya.

Karena itu ia mendesak kepada pihak Exsekutif dalam hal ini bupati dan Wakil Bupati segera memberikan KUA-PPAS APBD Tahun 2021 agar DPRD melalui badan musyawarah (BAMUS) dapat menjadwalkan untuk pembahasan dan sidang,

“Kami menilai Jika termolor waktu sampai bulan ke 4, maka akan sangat berpotensi besar penyerapan anggaran Tuhun 2021 di mamberamo Tengah tidak akan berjalan maksimal, ” Katanya.

Selain itu dalam perkembangan saat ini di Kabupaten, pihaknya melihat dampak dari Pandemi Covid-19 terlihat ada krisis ekonomi, maka di 2021 pemerintah harus memulihkan perekonomian di mamberamo tengah, tetapi keterlambatan sidang ini akan berdampak besar bagi daerah dan masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPR Samani Karoba S. Sos mengaku menyesalkan Tim TAPD karana banyak bermain waktu,

“Kami tanya ke Pimpinan tapi tidak ada kepastian, dan DPR bicara apa, maka sampai sekarang ini TAPD masih santai sementara materi belum dinput,” Katanya.

Masih di tempat yang sama Anggota DPRD Mamteng Piter Togotli S,Pd mengatakan
Sebagai fraksi nasdem yang meski diposisi pemerintahan tapi karena ada molor sidang dan ini berpengaruh ke pelayanan kepada masyarkat maka kami tegas bahwa TAPD harus bergerak cepat. (Oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *