Jalan Lingkar Lukmen Bakal Lewati 13 Distrik 

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi, Bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Gerius One Yoman, ST, MMT  ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Papua Gerius One Yoman, ST, MMT mengungkapan bahwa  Jalan Lingkar Lukmen yang akan dibangun,  menghubungkan 13 distrik di Kabupaten Jayawijaya. Tahuni ini pembangunan jalan ini akan dimulai, dimana Pemprov Papua sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 Miliar.

   “Untuk tender proyek tersebut sudah dilakukan dan ada pihak ketiga  yang akan menangani pekerjaan ini, yang dalam waktu dekat ini akan dimulai pekerjaannya di Wamena,”ungkapnya saat ditemui di Wamena, Jumat (19/2) kemarin.

  Menurutnya, tujuan untuk melakukan sosialisasi kepada kepala Distrik dan kepala kampung serta masyarakat ini, agar arah pembangunan jalan dari satu kilo ke kilo yang lain itu   atau menghubungkan distrik ke distrik yang lain,  sehingga pihaknya telah diarahkan dari Pemda Jayawijaya agar pembangunan dilakukan sesuai mekanisme yang ada.

  “Wilayah jalan lingkar meliputi Pasir putih, Tulem, Muai, Wimene Sili, Saw Arek, Sapalek, Welesi, Wouma, Muara, Wesaput, Siepkosi, dan Walelagama sampai kembali ke pasir putih sehingga jalan ini melingkar,” jelas Gerius.

  Ia juga menyatakan, jalan lingkar yang dibangun ini adalah simbol dari Honai. Kedepan nanti ada tugu yang dibangun di Kota Wamena dari situ baru ada penjabaran. Tahun ini sudah akan dikerjakan karena mekanisme lelang sudah selesai, sehingga sekarang sosialisasi untuk titik 0.

  “Anggaran yang disiapkan dari Pemprov Papua sebesar Rp. 400 miliar,” bebernya.

   Di tempat yang sama, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, mengakui pihaknya mewakili masyarakat dan pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Papua karena kegiatan pembangunan jalan lingkar Lukmen ini salah satu pembangunan yang sangat besar di Jayawijaya.

  “Akses beberapa distrik ini sangat baik, sehingg kami pemerintah Jayawijaya menerima dan menjaga pekerjaan ini agar bisa berjalan sampai dengan selesai, karena ini kebutuhan masyarakat dimana selama kunjungannya ke distrik dan kampung masyarakat selalu mengusulkan akses jalan,”bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *