Tolak Wacana 10 Cabor PON Digelar di Sumsel

Kenius Kogoya (Erik/Cepos)

KONI Papua

JAYAPURA – Wacana soal 10 cabang olahraga yang dicoret dalam daftar PON XX 2021 Papua kembali mencuat. Kabarnya, anggota Komisi X DPR RI setuju jika sepuluh Cabor dipindahkan ke Sumatera Selatan (Sumsel).

Hal tersebut diungkapkan H Hendri Zainuddin selaku Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) KONI Sumsel dalam kunjungan kerja Anggota Komisi X DPR RI sekaligus reses masa persidangan III tahun siding 2020-2021 di Gedung Bina Praja, Pemprov Sumsel, Senin (15/2) siang.

Namun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, melalui Sekretaris Umum, Kenius Kogoya dengan tegas menolak wacana tersebut.

Menurut Kenius, PON XX Papua tahun 2021 hanya mempertandingkan 37 cabang olahraga dengan 56 disiplin. Kata Kenius, tak ada lagi penambahan cabang olahraga, apalagi menunjuk provinsi lain menjadi bagian dari PON XX Papua.

“Tidak bisa, PON XX itu di Papua bukan di Sumatera Selatan, saya pikir itu tidak masuk di akal. Tidak ada PON di dua tempat, Papua menolak,” ungkap Kenius kepada awak media, di Jayapura, Selasa (17/2).

Apalagi perjuangan Pemerintah Papua untuk melaksanakan PON XX tahun 2021 Provinsi Papua sejak tahun 2013 adalah untuk mengangkat harkat dan martabat orang Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalin persatuan dan kesatuan anak bangsa.

Apalagi menurut Kenius, dengan waktu yang terbilang mendesak, pemerintah Sumatera Selatan pun dinilai tak akan bisa menyelenggarakan 10 cabang olahraga yang dimaksud.

“Dan saya juga yakin, Sumatera Selatan juga tidak siap, mereka pasti tidak punya anggaran tahun ini,” ujar Kenius.

Sebab itu, Kenius berharap, seluruh masyarakat tanah air harus mendukung Papua sebagai tuan rumah event olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Sekedar diketahui, 10 cabang olahraga yang batal dipertandingkan pada PON 2021. Selain Balap Sepeda, ada Ski Air, Bridge, Woodball, Gateball, Golf, Soft Tenis, Tenis Meja, Dansa, dan Pentaque. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *