Skyland Longsor Lagi

BERSIHKAN MATERIAL: Alat berat yang diturunkan Pemkot Jayapura untuk membersihkan material longsor di Jalan Raya Abepura-Entrop, tepatnya di Skyland, Jumat (19/2). (FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

Rustan Saru: Warga Sudah Diperingatkan, Tapi Bersikeras Membangun

JAYAPURA- Akibat curah hujan yang tinggi, longsor kembali terjadi di Kota Jayapura, Jumat (19/2) kemarin. Tepatnya, longsor terjadi di wilayah Skyland, Jalan Raya Abepura, Wahno, Kota Jayapura.
Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., turun langsung ke lokasi untuk meninjau longsor yang terjadi.
“Kita sudah antisipasi sebelumnya. Sebab, sebelumnya sudah terjadi longsor dan kami sudah ingatkan masyarakat untuk tidak membangun di atas (bukit Skyland). Tapi mereka tetap bersikeras untuk membangun, sehingga ini dampak yang terjadi,” kata Rustan Saru kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di lokasi longsor, Jumat (19/2) pagi kemarin.
Selain membangun rumah menurut Rustan, warga juga membuka lahan untuk berkebun, sehingga pepohonan yang berfungsi untuk menahan tanah digunduli semuanya. Dengan intensitas hujan yang tinggi, ditambah tanah yang sudah lagi tak ditahan oleh pepohonan, akibatnya tanah menjadi labil dan rentan terjadi longsor kapan saja.
“Akibatnya ini yang terjadi, longsor. Ketika longsor terjadi, kami mau bersihkan, mereka (warga yang bangun rumah di bukit Skyland) protes jangan dulu. Mereka khawatir rumahnya ikut longsor lagi. Sebab, satu rumah itu sudah kena longsor dapurnya,” sambungnya.
Meskipun tidak memakan korban, namun longsor yang terjadi menghambat aktivitas lalu lintas karena menutupi ruas jalan. Akibatnya, Polresta Jayapura Kota mengerahkan jajarannya untuk menutup sementara ruas jalan tersebut. Sedangkan kendaraan, baik yang melintas dari arah Jayapura maupun dari Abepura-Kotaraja, diarahkan melintasi Jalan Poros Pasar Youtefa.
“Kami dari Pemerintah Kota Jayapura, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama Balai Jalan Nasional membersihkan longsor ini dengan mengerahkan 1 unit excavator dan 10 unit truk membersihkan longsor yang terjadi,” jelasnya.
Rustan Saru mengatakan, pembersihan longsor merupakan penanganan yang bersifat sementara saja dari pihaknya. Pasalnya, terdapat beberapa tahapan dari langkah penanganan yang akan dilakukan.
“Pertama, kita bersihkan dulu longsornya, kemudian kita pasang bronjong. Terakhir kita perkuat dengan bangun tebing agar tidak longsor lagi,” katanya.
Wawalkot Rustan Saru berharap masyarakat khususnya pengguna jalan dapat memahami kondisi yang terjadi, dimana akses jalan yang sempat ditutup dan menyebabkan kemacetan yang panjang.
“Mudah-mudahan ini tidak longsor lagi, karena masih rawan sekali. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu berhati-hati karena ini kondisi musim hujan,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *