KTP Tiga Korban Tercatat Warga Kampung Mamba

Bupati Natalis: Apakah Mereka Terlibat dalam KKB atau Tidak, Saya Tidak Tahu

JAYAPURA-Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni menyebutkan bahwa tiga orang yang meninggal dunia di Puskesmas Sugapa, Senin (15/2) lalu, berdasarkan KTP yang dimiliki merupakan warga Kampung Mamba. Hal ini juga berdasarkan pengakuan pihak keluarga.
Namun terkait dengan adanya dugaan keterlibatan ketiga korban sebagai anggota TPN-OPM atau KKB, Bupati Natalis Tabuni mengaku tidak tahu. Sebab sebagai bupati dirinya tentu tidak mungkin memantau semua aktivitas warganya satu persatu.
Bupati Nataluis Tabuni juga mengaku tidak tahu penyebab meninggalnya tiga warga tersebut. “Jadi berdasarkan laporan keluarga dengan KTP yang ada, mereka warga Intan Jaya. Salah satu korban adalah tenaga honorer di keuangan. Benar saya terima laporan bahwa mereka itu warga Intan Jaya. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari apakah mereka terlibat dalam KKB atau tidak, itu saya tidak tahu. Tidak mungkin setiap hari warga diikuti kegiatan mereka,” jelasnya, Jumat (19/2) kemarin.
Pemkab Intan Jaya menurut Natalis Tabuni terus melakukan sinergi dan kerja sama dengan pihak keamanan TNI-Polri dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya, sehingga
pembangunan bisa berjalan dengan baik.
Mengenai warga yang berlindung di gereja akibat aksi kontak tembak, Bupati Natalis Tabuni mengatakan, sudah sudah dipulangkan.
Pihak keluarga yang berduka menurutnya juga telah diberikan bantuan santunan oleh TNI-Polri dan pemerintah daerah. “Kini sudah tidak ada lagi pengungsi di pastoran gereja,” ucapnya.
Bupati menegaskan, berbagai langkah juga telah dilakukan pemerintah daerah dengan Forkopimda untuk duduk bersama bagaimana menciptakan Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya agar tetap aman dan kondusif.
“Untuk itu, tidak boleh ada berita yang menyesatkan. Karena pemerintah daerah dan TNI-Polri di Kabupaten Intan Jaya selalu sinergi dalam menjaga daerah Intan Jaya tetap kondusif,” tutupnya. (dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *