Pasca Banjir, 336 Personel TNI-Polri Diterjunkan

KERJA BAKTI: Anggota TNI-Polri sedang bahu membahu membersihkan saluran air pasca banjir di Kabupaten Keerom, Kamis (18/2).

JAYAPURA- Pasca dilanda banjir, Kapolda Papua Irjen Pol Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama pejabat utama TNI-Polri mengunjungi warga yang terdampak banjir di beberapa lokasi di Kabupaten Keerom dan Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (18/2).

Selain memberikan sembako kepada warga yang terdampak banjir, sebanyak 336 personel gabungan TNI-Polri  diterjunkan untuk melakukan pembersihan yakni di Kampung Sorong, Gereja Katholik Parokis St. Willibrodus dan Kampung Yanamaa Pir 1.

 Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menginstruksikan jajarannya dan masyarakat Papua, wajib menjaga kelestarian lingkungan di daerah pinggiran sungai. Hal ini untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti yang terjadi di Kabupaten Keerom.

 “Warga tetap waspada dan hati-hati dalam pemanfaatan hutan. Perlu evaluasi agar tidak terjadi banjir. Para kepala kampung dan masyarakat bisa memanfaatkan teknologi saat ini untuk mengetahui kondisi cuaca sehingga cepat diantisipasi,” ucap Kapolda Paulus Waterpauw kepada wartawan.

 Lanjutnya, kepala kampung perlu berembuk dengan masyarakat untuk dapat memunculkan buah pikir dalam mengantisipasi masalah yang terjadi. Dimana TNI-Polri siap membantu masyarakat untuk mendorong pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk menangani permasalahan di wilayah ini.

 Sementara itu, Plh. Bupati Keerom Irwan mengatakan musibah banjir sering terjadi di Kabupaten Keerom namun kali ini cukup besar. “Mari kita bangkit dan aktivitas kembali, Pemerintah tentu tidak akan tinggal diam. Saya yakin berkat sumbangsi dari kalian dapat memberikan berkah bagi kita semua,” kata Irwan.

Sementara itu, Kepala Kampung Yanamaa Pir I, Arie Frits Deda menyampaikan bahwa ketika terjadi hujan, air pembuangan pada bendungan Koya Timur meluap hingga terjadi banjir. Frits Deda berharap Kapolda dapat menjembatani aspirasi warga ke tingkat provinsi.

 “Dalam mencukupi kebutuhan air, kami menggunakan air hujan. Kami mengharapkan ada kerja sama Pemkab Keerom dan provinsi sehingga dapat menyediakan air bersih,” pintanya.

 Selain mengunjungi warga yang terdampak banjir, Kapolda bersama pejabat utama TNI-Polri  menyambangi Kampung Tangguh yang berlokasi di Balai Kampung Warbo, Distrik Arso 7 Kabupaten Keerom.

 Dikatakan, pada Rapim TNI-Polri tahun 2021 bahwa TNI-Polri dituntut untuk dapat mengatasi covid-19 agar masyarakat semakin serius dalam mematuhi protokol kesehatan. Sebagaimana saat ini kita sedang memberlakukan PPKM berbasis mikro, diharapkan peran Kepala Kampung yang dibantu oleh Bhabinkamtimas dan Babinsa untuk mencari dan melacak kasus penyebaran covid-19 hingga tingat RT/RW.

 “Mari kita suarakan bersama bahwa vaksin itu aman, sampai saat ini pelayanan vaksin sudah sampai di tenaga kesehatan,” kata Kapolda.

 Adapun pemberian bingkisan sembako dari TNI-Polri kepada perwakilan warga yang terdampak banjir sebanyak 1.850 paket sembako kepada masyarakat korban banjir di Kampung Yanamaa Pir I Distrik Arso Kabupaten Keerom  dengan jumlah 1.242 jiwa. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *