TNI-Polri Harus Proaktif Mendisiplinkan Protokol Kesehatan

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpau didampingi Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Jermias Rontini, Kasi Ops Korem 172 PWY dan Kadis Ops Lanud Silas Papare saat mengikuti Rapim TNI-Polri tahun 2021 secara virtual di Aula Cenderawasih Mapolda Papua, Senin (15/2). ( FOTO: Humas Polda Papua for cepos)

JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Pol  Paulus Waterpauw mengikuti Rapim TNI-Polri tahun 2021 secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo di Aula Cenderawasih Mapolda Papua, Senin (15/2).

Dalam arahannya Presiden RI menegaskan krisis kesehatan akibat Covid-19 belum berakhir, sehingga itu perintahkan seluruh jajaran TNI-Polri untuk trus proaktif mendisiplinkan Protokol Kesehatan. TNI-Polri Mlmendukung PPKM di skala desa, karena di desa TNI punya Babinsa dan Polri punya Bhabinkamtibmas. “Saya harapkan penyebaran Covid-19 terputus dan krisis ini cepat selesai,” tegas Presiden dalam Rapim Virtual yang diikuti Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Jermias Rontini, Kasi Ops Korem 172 PWY dan Kadis Ops Lanud Silas Papare.

Presiden Jokowi juga meminta jajaran TNI-Polri untuk mendukung vaksinasi, baik di Puskesmas maupun rumah sakit, pada klaster tertentu perlu dilakukan vaksin masal. Saat ini pemerintah terus berupaya mendatangkan vaksin dari berbagai negara karena tidak mudah mendapatkan vaksin.

“Saya meminta kepada jajaran TNI-Polri untuk cepat bergerak membantu vaksinasi agar segera cepat diselesaikan, mengawal distribusi pengamanan vaksin untuk menuju ke daerah-daerah dan membantu tambahan Vaksinator,” terangnya.

Lanjutnya, negara kita adalah negara demokrasi, yang memghormati kebebasan berpendapat, negara kita adalah negara hukum maka memberikan rasa keadilan melindungi kepentingan lebih luas. Sehingga itu TNI-Polri untuk selalu menghormati, menjunjung tinggi demokrasi dan rasa keadilan kepada masyarakat.

“Untuk jajaran Polri, saya meminta agar lebih selektif menerima laporan UU ITE, kita tetap menjaga ruang digital indonesia agar bersih dan sehat, agar penuh sopan santun, tatakrama dan tetap produktif,” kata Presiden.

Presiden juga meminta TNI-Polri menjadi institusi yang semakin profesional dengan bekerja secara sinergis. Jadilah organisasi modern tata kelola yang baik, tranparan, akuntable, bebas dari tindak pidana korupsi, teguh kepada Pancasila, mampu memanfaatkan perkembangan teknologi guna melindungi masyarakat bangsa dan negara. “Sinergitas TNI-Polri akan menjadi kekuatan dan pondasi bangsa menuju Indonesia maju,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *