Baseball dan Softball Masih Butuh Fasilitas Tambahan

Teknikal Delegate (TD) bersama Ketua Pengprov Perbasasi Papua Jan Jap Ormuseray saat mencoba rumput dilapangan Softball, Sentani, Selasa (16/2). (FOTO: Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Teknikal Delegate (TD) cabang olahraga Softball dan Baseball, Selasa (16/2) mengunjungi venue Lapangan Softball dan Baseball di Kompleks Auri, Doyo Baru Kabupaten Jayapura dan di Kompleks Universitas Cenderawasih (Uncen) Kota Jayapura untuk memastikan kebutuhan perlengkapan pertandingan yang harus dilengkapi oleh pihak ketiga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) venue softball dan baseball.

Kunjungan itu dilakukan oleh TD cabor Softball Ardiansyah Abidin didampingi Ketua Pengprov Perbasasi Papua Jan Jap Ormuseray. Kunjungan itu guna memastikan bahwa venue tersebut telah memenuhi standar Nasional, bahkan Internasional. Ternyata masih ditemukan sejumlah catatan untuk PB PON XX Papua melengkapi kebutuhan dari venue tempat pertandingan.

“Yang belum ada itu, yellow pool, pagar field of play, padding, dagout, green eye untuk Baseball. Kalau untuk grevel dan rumputnya sudah sesuai standar Asia, tapi grevelnya makin turun, kalau kita pasang akan turun dan tidak normal, dipasang sebelum PON atau test event,” jelas Ardiansyah.

Dijelaskan, kedatangan ke venue untuk mendorong pihak terkait untuk menyelesaikan perlengkapan untuk pertandingan, sebelum perhelatan PON. Pasalnya untuk cabor Softball dan Baseball akan dipertandingkan pada September 2021.

“Ini kan sudah masuk bulan Februari kalau tidak di dorong, apalagi field of play itu ini untuk bertanding harus diselesaikan secepatnya. Kalau untuk tribun bisa menampung 1.000 lebih, sedangkan Baseball sama dengan GBK Jakarta dan fasilitas Softball memang terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Jadi tahap kedua PPK nya harus mulai kerjakan karena tuan rumah,” tuturnya.

Diakui jika sudah dilengkapi seluruh venue tempat pertandingan, kedepan akan direncanakan menggelar test event lokal untuk beradaptasi venue yang telah dibangun.

“Lokal saja test event, tapi kita akan undang kontingen di luar Papua. Namun yang penting bagaimana panitia bekerja dengan baik karena ini pertama kali tuan rumah multi event,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Perbasasi Papua Jan Jap Ormuseray mengatakan catatan-catatan yang disampaikan TD menjadi perhatian penting bagi bidang arena untuk rekomendasi kan untuk dipenuhi.
“Ini jadi perhatian mereka untuk lengkapi, untuk atlet Softball dan Baseball kita jalani TC bisa juga secepatnya memakai untuk test event karena atlet sudah latihan meski adanya pandemi dan dipastikan tuan rumah tidak mau mengecewakan karena persiapan terbaik terus dilakukan. Kita optimis satu medali emas, dan jika Tuhan berkenan pasti lebih dari satu. Mengingat pelatih kepala juga datangkan dari Filipina yang memiliki pengalaman sangat banyak, bahkan pernah melatih di negera China,” pungkasnya.(roy/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *