Sengketa Pilkada, Belum Ada Indikasi Gangguan Keamanan di Papua

Anggota TNI-Polri saat melakukan apel kesiapsiagaan beberapa waktu yang lalu. FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Polda Papua memantau agenda putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap sengketa Pilkada 2020 yang dilakukan Senin (15/2) dan Selasa (16/2).  Selain melakukan pemantauan, Polda Papua juga melakukan antisipasi dampaknya di kewilayahan.

Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Jeremias Rontini mengatakan, dari pantauan yang dilakukan di lapangan, putusan sela MK terhadap sengketa Pilkada 2020 belum terdapat indikasi gangguan keamanan.

“Sementara belum ada gangguan dan tetap kami pantau terus,” ucap mantan Dansat Brimob Polda Papua ini saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (15/2).

Terkait dengan pola pengamanan lanjut Karo Ops, Polres-polres  yang laksanakan Pilkada yang memantau secara langsung perkembangan di MK.

“Kita berikan kewenangan dan arahan kepada kapolres untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu, agar situasi Kamtibmas di wilayahnya tetap terjaga dan tetap kondusif,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Yalimo AKBP Rahmad Kaharuddin mengatakan, mengantisipasi putusan sela MK pihaknya bersama TNI stand by melaksanakan kegiatan cipta kondisi patroli bersama di Yalimo.

“Hingga saat ini belum ada hal-hal yang diantispasi. Namun kami akan mengundang beberapa  tokoh masyarakat untuk kita ajak diskusi terkait Kamtibmas di Yalimo,” ungkap Rahmad kepada Cenderawasih Pos.

Kapolres Rahmad memastikan wilayah hukumnya itu aman. Dimana aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja agak sepi lantaran sebagian besar masyarakat sedang berada di Jayapura.

 “Kendati aman, namun kami menyiagakan sebanyak 52 personel anggota Polres Yalimo dan dibantu perkuatan dari personel TNI yang ada di Yalimo melakukan patroli dan imbauan kepada warga,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *