Dealer Mobil Sambut Positif Relaksasi Pajak Kendaraan

Anita karyawati PT. Surya Megah Kencana  Dealer Suzuki  saat memperlihatkan salah satu koleksi mobil di show room, Sabtu (13/2). ( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA-Kebijakan pemerintah yang akan melakukan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atas pembelian mobil baru, disambut psotif beberapa dealer mobil di Kota Jayapura.

Sales Head PT. Surya Megah Kencana Dealer Suzuki, Arti Brada Youdia menjelaskan, pihaknya memang belum mengetahui secara langsung terkait aturan pemerintah, dalam hal ini terkait relaksasi pajak bagi penjualan kendaraan roda empat.

Namun jika hal tersebut dilakukan pemerintah, pihaknya akui  akan berdampak baik bagi masyarakat. Terutama masyarakat yang akan membeli mobil, tentunya akan menjadi lebih ringan dibandingkan saat ini.

“Saya sempat baca juga mengenai hal tersebut. Pada dasarnya apapun kebijakan pemerintah jika hal tersebut memang akan dilaksanakan tentunya harus disupport. Apalagi pada situasi yang masih belum menentu seperti sekarang, saya rasa kebijakan Pemerintah berniat meringankan beban masyarakat,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (13/2) kemarin.

Lanjutnya, jika relaksasi pajak tersebut dilaksanakan, kedepan akan berdampak pada penjualan mobil.

Sementara itu Supervisor PT. Hasrjat Abadi Jayapura, Marke Wanget mengaku belum tahu pasti terkait kebijakan pemerintah, terkait PPnBM.

Pihaknya berharap, relaksasi pajak ini perlu disosialisasikan lebih detail agar masyarakat dan dealer bisa sama-sama jelas.

“Kejelasannya yang saya maksudkan yaitu pajak apa saja yang di relaksasi, prosedurnya nanti seperti apa, dan bagaimana penerapannya, harus jelas biar kami para dealer dan masyarakat juga paham dalam program yang diberikan oleh pemerintah,” tambahnya.

Mengenai dampak dari kebijakan tersebut, Marke Wanget mengaku belum bisa memberikan jawaban. Sebab pihaknya belum mengetahui struktur pajak apa yang direlaksasi. “Tapi secara umum yang namanya pengurangan pajak tentu akan berdampak baik. Apalagi di kondisi pandemi saat ini, perlu dukungan pemerintah dan salah satu sektor yang bisa diintervensi pemerintah ya  sektor pajak ini,” pungkasnya. (ana/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *