APBD Tolikara TA 2021 Ditetepkan

HASIL SIDANG: Waket 1 DPRD Tolikara, Yohan Wanimbo didampingi Waket II DPRD Tolikara, Daud Payokwa menyerahkan hasil sidang paripurna kepada Sekda Tolikara, Anton Warkawani, SE., di ruang sidang DPRD Tolikara di Karubaga, Kamis (11/2) lalu. ( FOTO: Diskominfo Tolikara)

KARUBAGA-DPRD Kabupaten Tolikara secera resmi telah menetapkan APBD  Kabupaten Tolikara Tahun Anggaran 2021. Bahkan hasil sidang pembahasan APBD Tahun Anggaran 2021 telah diserahkan DPRD Tolikara kepada eksekutif dalam penutupan sidang paripurna di ruang sidang DPRD Tolikara, Kamis (11/2) lalu.

Hasil sidang tersebut diserahkan Wakil Ketua (Waket) I DPRD Tolikara Yohan Wanimbo didampingi Waket II DPRD Tolikara, Daud Payokwa kepada Bupati Tolikara, Usman G wanimbo, SE, M.Si., yang diwakili Sekda Tolikara Anton Warkawani, SE.

Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE., M.Si., dalam pidatonya yang dibacakan Sekda Tolikara, Anton Warkawani, SE., mengatakan, mekanisme proses persidangan yang telah dilalui menunjukan sinergi antara eksekutif dan legislatif sebagai mitra kerja dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Ini sangat penting dalam rangka memajukan daerah, sehingga kebijakan yang diambil dapat menunjang berbagai usaha dan upaya untuk melaksanakan seluruh program dan kegiatan yang ditetapkan,” ujarnya.

Dikatakan, melalui pembahasan yang alot, eksekutif dan legislatif mampu menuntaskan seluruh agenda sidang dengan berbagai pikiran, analisis, kajian yang cerdas dan cermat, sehingga telah ditetapkan peraturan daerah tentang Nota Keuangan dan  APBD Tahun Anggaran 2021 yaitu Pendapatan Daerah, Anggaran Belanja Pemkab Tolikara, dan Pembiayaan lainnya.

Bupati Tolikara Usman Wanimbo memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota DPRD yang terhormat atas segala bentuk perhatian, evaluasi, saran dan masukan yang telah diberikan dalam penyelenggaan rapat paripurna DPRD ini.

Pemerintah menurutnya akan berupaya dan terus berbenah diri serta terus melakukan upaya inovasi guna penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tolikara. Termasuk  dalam rangka singkronisasi kebijakkan pusat dan daerah dalam koridor tata pemerintahan yang bersumber dari rakyat oleh perwakilan, sebagaimana agenda sudah dilewati bersama.

“Pemerintah sadar bahwa tidak ada satu upaya yang berhasil sempurna. Oleh karena itu, setiap hal yang telah diupayakan oleh pemerintah dengan dukungan masyarakat kiranya terus terlaksana dan menjadi harmonis untuk kemajuan Masyarakat dan daerah Kabupaten Tolikara,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Tolikara, Yohan Wanimbo, S.IP dalam pidatonya mengatakan dalam masa persidangan ini, DPRD Kabupaten Tolikara  bersama pemerintah telah melewati tahapan pembahasan  program kerja OPD dan rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Kita semua melewati tugas dan tanggung jawab yang diemban di pundak kita bersama, sehingga kita dapat menyelesaikan pembahasan materi persidangan dewan dengan agenda pembahasan nota keuangan APBD TA 2021 dan Raperda APBD TA 2021, dengan menghasilkan persetujuan dewan yang dituangkan dalam keputusan DPRD,” bebernya.

“Sangat diakui bahwa dalam proses materi sidang yang dilalui dalam setiap tahapan persidangan dewan, banyak dijumpai berbagai kritikan, sumbang saran, bahkan argumentasi guna menyempurnaan materi yang ada,” sambungnya.

DPRD  berharap agar kiranya kesemuanya itu tidaklah dipandang sebagai suatu upaya untuk saling sikut, saling tuding dan saling melempar kesalahan. Kiranya hal sedemikian dapat memberikan nuansa dan warna tersendiri.

“Bukankah justru dengan adanya perbedaan, akan semakin menyempurnakan yang telah ada. Untuk itu, biarlah berbagai perbedaan dapat kita sinergikan untuk menjadikannya segala sesuatu jauh lebih baik dan berguna,” ucapnya.

Dengan telah mendapatkan persetujuan dewan, maka tentunya peraturan daerah tentang Nota Keuangan dan RAPBD Kabupaten Tolikara TA 2021 akan diundangkan dalam lembaran daerah sebagai Perda Kabupaten Tolikara. “Tentunya setelah mendapat persetujuan/pengesahan dari Pemerintah Provinsi Papua,” tutupnya.

Sekedar diketahui, penutupan sidang paripurna yang dipimpin Waket I DPRD Kabupaten Tolikara, Yohan Wanimbo didampingi Waket II, Daud Payokwa, SH., dihadiri 24 anggota dewan dari total 30 anggota DPRD Tolikara.

Hadir dalam penutupan sidang antara lain Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo, SE.,M.Si., yang  diwakili Sekda Tolikara Anton Warkawani, SE. Hadir pula Kapolres Tolikara, AKBP. Y Takamulky, Asisten I Sekda Tolikara, Adi Wibowo, SH., Asisten II Yusak Totok Krido dan beberapa Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tolikara.(Diskominfo Tolikara/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *