Covid Terus Meningkat, Warga Diminta Taati Prokes

Aparat Gabungan TNI/Polri dan Satpol PP yang membagikan masker dan memberikan imbauan kepada masyarakat tentang covid -19 yang meningkat dan menjadi ancaman di Pasar Sinakma dan Potikelek Wamena Kamis (11/2) kemarin. (Foto:Denny/ Cepos)

WAMENA-Kasus Covid -19 di Jayawijaya terus meningkat. Bahkan, sudah mencapai 139 orang per Jumat (12/2) kemarin. Kondisi ini membuat aparat TNI/ Polri dan Satpol PP Pemda Jayawijaya terus bekerja ekstra untuk mendorong kesadaran masyarakat mentaati protocol kesehatan di tempat -tempat keramaian seperti pasar Sinakma dan Pasar Potikelek Wamena.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, M.M mengharapkan masyarakat harus sadar dengan ancaman Covid -19 yang naik secara drastis di Jayawijaya. Warga perlu untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama 3 M seperti Mencuci tangan, Menggunakan masker dan menjaga jarak.
“Kemungkinan kasus Covid ini bisa terus bertambah apabila warga tak menerapkan protokol kesehatan,”jelas Rumaropen.
Karena itu, lanjut Rumaropoen, selain membagikan 500 masker, aparat gabungan TNI/Polri dan Satpol PP juga memberikan imbauwan dengan mobil dan alat peraga kepada pedagang dan pembeli di dua pasar yang ada di Kota Wamena.
“Kita terus menyuarakan jika angka covid -19 terus meningkat di Jayawijaya agar masyarakat bisa tahu dan paham jika covid itu ada, ini harus kembali di ingatkan jangan sampai kita lalai dan bahaya itu mengacam kehidupan masyarakat di Jayawijaya,”beber Kapolres.
Sementara, Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH. M.Hum dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid-19 di Jayawijaya dari pemerintah Kabupaten Jayawijaya belum merapatkan bersama forkopimda untuk kembali memberlakukan penutupan bandara Wamena dan juga pembatasan waktu aktifitas masyarakat di Wamena dan sekitarnya.
“Belum ada kebijakan pemerintah yang baru baik untuk menutup bandara Wamena atau melakukan pembatasan waktu aktifitas masyarakat, ini semua belum dirapatkan bersama forkopimda, kita masih mengikuti peraturan yang sebelumnya dikeluarkan,”ungkapnya Jumat (12/2) kemarin. (jo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *