Motor Dicuri di Abepura, Ditemukan di Wamena

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM saat mengembalikan kendaraan hasil curian kepada pemiliknya di Lapangan Apel Mapolres Jayawijaya, Rabu (10/2).  ( Foto : Deny/Cepos)

WAMENA-Akses jalan darat, Jayapura-Wamena, nampaknya juga dimanfaatkan pelaku Curanmor untuk membawa kabur hasil curiannya. Terbukti, dari laporan kehilangan di wilayah Polresta Jayapura, khususnya yang masuk di Polsek Abepura, ternyata motor tersebut ditemukan di wilayah Polres Jayawijaya.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM mengungkapkan bahwa setelah akhir Januari lalu, pihaknya mengembalikan 22 kendaraan, kini kembali lagi mengembalikan 8 unit kendaraan roda dua yang terindikasi sebagai hasil curian. Motor tersebut diamankan melalui Razia, karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.
“ 9 kendaraan yang dikembalikan ini laporan polisinya hilang di tahun 2018, 2019 , 2020 dan 2021 dan bisa dikembalikan kepada warga pemilik kendaraan tersebut,”ungkapnya Rabu (10/2) kemarin.
Menurut Kapolres, ada 3 kendaraan hasil curian dari wilayah Polresta Kota Jayapura yang ditemukan di Wamena, dimana kendaraan ini memiliki laporan polisi di Polsek Abepura.
Sebelumnya Kata Kapolres, ada 4 motor laporan polisinya ada di Polsek Muara Tami dan Polsek Abepura yang telah ditemukan dan kini sudah dikembalikan ke Kota Jayapura, sementara untuk 3 unit yang baru ditemukan ini juga akan segera dikembalikan.
“Ini menunjukkan usai melakukan pencurian, pelaku membawa lari kendaraan itu keluar kota melalui jalan trans Papua Wamena-Jayapura yang telah terhubung,” bebernya
Ia memprediksikan kedepan kasus curanmor masih tinggi karena akses -akses jalan ke 7 Kabupaten diwilayah Lapago sudah baik sehingga sangat berpeluang masih tinggi, sehingga ia mengingatkan kepada masyarakat agar tak membeli motor murah tanpa surat -surat karena dipastikan itu kendaraan yang tidak jelas atau hasil kejahatan. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *