Seorang Pria Bakar Kantor Sekretariat SSB Emsyk Usai Miras

Polisi mendatangi lokasi kebakaran, Minggu (7/2) malam ( FOTO: Humas Polresta)

JAYAPURA- Usai Miras, seorang pria diduga membakar Kantor Sekertariat SSB Emsyk Waena yang berlokasi di Lapangan Emsyk, Jalan Proyek Perumnas II, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Minggu (7/2) malam.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Abepura AKP Clief Gerald Philipus Duwith menerangkan sebagaimana keterangan seorang  saksi berawal saat sekelompok warga sekitar 8 orang sedang duduk minum-minuman keras di dekat TKP.

Tak lama kemudian, sekelompok orang tersebut menghadang istri saksi. Melihat kejadian itu, keluarga saksi hendak maju mendatangi para oknum tersebut namun dihalangi saksi dengan alasan sekelompok warga itu sedang dipengaruhi Miras.

“Tak lama kemudian, salah satu pelaku masuk kedalam Kantor Sekretariat SSB EMSYK Waena dengan cara merusak pintu kantor lalu masuk selanjutnya pelaku membakar kain yang berada di dalam kantor hingga api membesar dan membakar gedung,” terang Kapolsek, Senin (8/2) kemarin.

Lanjutnya, melihat kejadian tersebut, para saksi langsung menuju kantor sekretariat SSB EMSYK untuk mengejar pelaku. Namun, para pelaku langsung melarikan diri ke atas gunung dan salah satu dari mereka berhasil diamankan oleh masyarakat.

Mendapatkan laporan tersebut, personil langsung mendatangi TKP dan mengamankan seorang pelaku dengan inisial AI yang ditangkap oleh masyarakat. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Abepura untuk ditindaklanjuti.

  “Pelaku pembakaran yang berhasil diamankan yakni AI, kasus tersebut dalam penanganan Polsek Abepura untuk dikembangkan dan di proses secara hukum yang berlaku,” ungkap Kapolsek.

Adapun api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran didatangkan ke TKP bersama dengan Satgas Covid-19 Kota Jayapura yang dipimpin Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Supraptono. (fia/bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *