Sejak Zaman Pra Sejarah Orang Papua pun Sudah Maju

Patung batu yang berada di Gunung Srobu Teluk Youtefa merupakan salah satu situs yang buat sejak masa pra sejarah pada abad 4 - 6 masehi. ( FOTO:  Istimewa) 

Kepala Balai Arkeologi Papua Gusti Made Sudarmika Tentang Peninggalan Situs Pra Sejarah

Zaman pra sejarah membuktikan bahwa orang Papua memiliki keunggulan dengan budaya yang maju di zamannya. Apa kata Kepala Balai Arkeologi Papua tentang hal tersebut?

Laporan : Noel Wenda

Penemuan prasejarah oleh Balai Arkeologi di tanah Papua telah memberikan sejumlah fakta bahwa Orang Asli Papua memiliki pengetahuan dan pola hidup yang modern di zamannya.  Di mana orang Asli Papua memiliki peradaban yang maju di zaman pra sejarah.

Kepala Balai Arkeologi Papua Gusti Made Sudarmika mengatakan orang Papua memiliki pemahaman supranatural, dan ilmu dengan pembuatan patung dan gerabah dengan berbagai motif.

“Hal ini menandakan bahwa mereka bisa tahu dan menetap dan punya pengetahuan tinggi baik, mereka dapat merefleksikan kehidupan dengan sebuah karya yang tinggi, ” Kata Gusti Made Sudarmika.

Dia menjelaskan  peninggalan sejarah di Putari, Sentani dan Gunung Srobu juga di Fakfak banyak peninggalan prasejarah yang sudah sangat maju dan mereka sudah memiliki pengetahuan yang baik dari zaman neolitikum, mesolitikum, paleolitikum, dan megalitikum.

Jadi kepada seluruh masyarakat Papua dan terutama generasi muda Papua bahwa jangan malu dan minder, bahwa  moyang orang papua sudah hidup dengan pengetahuan yang luar biasa di zamannya.  ” Orang Papua punya nenek moyang  sudah mereka mampu hidup berkelompok dan menyakini adanya hubungan supranatural atau Tuhan,” katanya.

Masyarakat Papua harus paham  budaya masalah lalu  itu adalah awal dari masa kini. Pelajaran yang bisa dipetik adalah orang Papua sudah hebat sejak dulu.

Ia menegaskan orang Papua jangan pernah melupakan nenek moyang  dan peninggalan mereka karena mereka sudah menurunkan nilai-nilai kehidupan sejak dahulu.

“Jaga lestarikan dan menjaga warisan nenek moyang kita, Kita (Orang Asli Papua) punya peradaban yang luar biasa tinggal bagaimana kita melihat merawat dan mengembangkan, ” katanya.

Tak hanya itu Balai Arkelogi Papua juga menemukan sejumlah motif budaya baru peninggalan prasejarah baik di Gunung Srobu  Kota Jayapura maupun di Doyo Lama (Kab. Jayapura).

“Kita akan kembangkan ke dalam seni kreatif dalam motif motif batik asli nenek moyang kita, baik dan dari mana mana jadi ini yang kita publikaskan ini budaya kita dan banyak motif kami temukan yang mencapai ratusan motif, ini akan kita padukan, dengan seni kreatif, “katanya

Ia juga mengatakan dengan motif baru ini nantinya akan membantu untuk masyarakat Papua paham budayanya dan kekayaan mereka.

Lanjutnya seperti di Gunung Srobu pihaknya temukan peninggalan masak, memasak, bercocok tanam sampai masa zaman megalitik, hingga penemuan patung batu.

Jadi untuk menjaga dan melestarikan tempat-tempat peninggalan sejarah tersebut maka perlu dibentuk situs cagar budaya. Agar ke depan generasi muda bisa memahami dan mengetahui bahwa nenek moyang orang Papua ketika dulu sudah hebat. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *