Reagge Mengajar Kita Untuk Bangkit Bertahan dan Bertindak

Ratusan orang pencinta Reagge Musik saat mengikuti Konser Reagge Musik peringati HUT Bob Marley yang berlansung di Cafe Sunda Shine and Library Waena, Sabtu, (7/2).  Foto:  Noel/cepos

JAYAPURA – Peringati HUT Ke -76 Penyanyi Lengendaris Reggae Music Bob Marley  di Papua ajak masyarakat Papua Untuk, Bangkit Bertahan dan Jangan menyerah dalam semua persoalan di Papua.

Pesan semangat hidup tersebut disampaikan lewat alunan musik Reagge yang dinyanykan oleh, Group Band D’Sago, Dave Solustion, Rasmel, Ko’Nak Akustik, dan beberapa group  lainya dengan menyanyikan lagu – lagu Bob Marley. Acara ini dihadiri ratusan orang yang mengutamakan protokokoler Kesehatan, yang berlansung di Cafe Sunda Shine and Library

Vokalis Grup Band Dave Sollution Dave Baransano mengatakan melalui HUT Bob Marley ini meski Ia sudah meninggal sejak lama tetapi lewat acara HUT ini pihaknya ingin memberi pesan tentang semangat dan spirit dari lagu-lagu Bob Marley tentang kehidupan.

“Jadi pesan saya kepada anak-anak muda tetap positif bertahan dalam hidup, karena kita orang-orang muda yang melakukan perubahan dan orang tua hanya berbicara pengalaman,” Katanya.

Iya yang mengaku menyukai lagu semangat hidup dari Bob Marley yaitu “Get Up Stand Up Stand up for your life, don’t give up the fight” Itu mengajar orang Papua dalam situasi Papua hari ini, Mari bangkit berdiri tetap bertahan dan jangan pernah menyerah.

“Papua adalah islands of reggae untuk itu lewat musik reggae kita diajarkan untuk tidak santai – santai dan bukan bicara ganja ganja tapi musik reggae berbicara bagaimana kita Survive Bertahan dalam hidup dan berjuang dengan kerasnya hidup ini, apa lagi kondisi Papua saat ini bagi orang Papua, ” Katanya.

Mewakili seniman jalan dan Seniman Papua yang mencintai musik reagge,  pendiri Ko’nak Akustik Sonny Wanda mengatakan pesan spirit tentang hidup yang mau disampaikan lewat lagu lagu Bob Marley.

“Ada pesan spritual yang memberikan  semangat untuk membangkitkan komunitas lainya untuk bertahan dalam hidup, dan budaya kultur reagge di Afrika itu juga melekat di karna  orang kulit hitam di Papua sehingga semangat ini yang kami belajar dan bagikan lewat lagu lagu Bob Marley,” Katanya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Rasta Kribo (KORK) Papua Teddy Pekey mengatakanmengatakan Seni sudah ada dan benar – benar menyatu dengan orang Papua maka melalui HUT Bob Marley orang Papua harus mampu membangkitkan Seni musik tarian dan suara mereka karena lewat nanyian banyak pesan yang bisa di sampaikan seperti lagu Bob Marley.

“Seni begitu penting bagi orang Papua, karena musik ini sudah diekpresi kan oleh orang Papua Baik melalui musik dan nanyian dan ini bisa mengharumkan Papua maka kepada Seniman tetap berkarya, dengan apa yang ada,” Katanya.

Selalu Penyelenggara Kegiatan HUT Bob Marley Tokoh muda Wali Wonda mengatakan papua itu hidup di dalam musik dan bola maka dua hal harus terus di junjung dan saya mereka pemimpin di Papua harus melihat Seni secara serius.

“Hari ini senimuan Papua harus bersatu banggun Seni Papua, selamat Ulang Tahun Untuk Bob marlay maka saya ajak kepada Seniman Papua bangkitkan kreatif mu kita ukir sendiri Semua Kaka Pimpinan Daerah dan Pengusaha sukses masih kita tingkatkan Seni musik di Papua karena Seni ini jiwa dari orang Papua,” Kata Wonda Yang Juga Ketua DPC Berkarya Kota Jayapura itu.

Bob Marley lahir di Nine Mile, Saint Ann, Jamaika, 6 Februari 1945 – meninggal di Miami, Florida, Amerika Serikat, 11 Mei 1981 pada umur 36 tahun. Dia adalah seorang penyanyi, pencipta lagu, dan musisi reggae berkebangsaan Jamaika. Bob Marley sampai saat ini dikenal di seluruh dunia sebagai musisi reggae yang paling tersohor dalam dunia musik reggae. Dia diakui perannya dalam memopulerkan dan menyebarkan musik Jamaika dan Gerakan Rastafari ke seluruh dunia. (Oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *