Ortu Murid Tak Ingin Pendidikan Terhambat Covid

Siswa Sekolah yang tetap menerapkan protokol kesehatan saat belajar di sekolah. ( FOTO: Denny/Cepos)

KARUBAGA-Para orang tua di Kabupaten Tolikara, ingin proses pendidikan wilayah tersebut tetap berjalan tanpa terhambat Covid-19. Hal ini harus dilakukan, agar anak-anak mereka menerima hak mendapatkan pendidikan yang layak meskipun di daerah yang sulit dan terbatas.

   Kepala Dinas Pendidikan Tolikara Michael Ury Rapang, SIP mengakui jika dukungan para orang tua di Kabupaten Tolikara itu membuat guru juga bersemangat dan menginginkan sekolah untuk tetap dibuka seperti biasa dan juga bisa melakukan proses belajar mengajar seperti biasa tanpa harus dihambat oleh Covid -19.

  “Malah orang tua menginginkan tetap membuka sekolah. Jangan sampai tidak buka sekolah. Orang tua menganggap bahwa penyakit itu (Covid-19) sebenarnya tidak ada,” ungkapnya, Sabtu (6/2) kemarin.

  Ia mengatakan sejauh ini tidak ada masalah dalam pembelajaran tatap muka yang berlangsung di sana. Dinas pendikan setempat mencatat hanya beberapa sekolah yang menggunakan sistem pembelajaran secara daring, karena minimnya layanan internet bagi guru maupun siswa.

  “Yang pakai jaringan di Karubaga itu ada SMP Negeri, SMP YPPGI, SMA, terus di Distrik Kembu, Distrik Kanggime itu ada SMA Kanggime, terus di Bokondini ada, lainnya belajar biasa atau datang ke sekolah,” jelasnya

   Meski orang tua beranggapan bahwa Covid-19 bukan penyakitnya orang Papua, Dinas tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pebelajaran di sekolah untuk melakukan pencegahan penularan Covid -19 di wilayah itu. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *