Kasus Covid-19 Tembus 102 Orang

Jhon Richard Banua, SE, MSi (Foto:Denny/ Cepos)

Kasus Covid-19 Tembus 102 Orang

WAMENA-Jumlah pasien Covid -19 Jayawijaya yang terkonfirmasi terus naik. Bahkan per Jumat (5/2) kemarin, telah tembus ke 102 pasien. Hal ini disebabkan karena penularan lokal yang terus terjadi di tengah masyarakat dan masih minimnya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan setiap melakukan aktifitas sehari -hari.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid -19 Jayawijaya, dimana pada 1 Februari pasien terkonfirmasi Covid -19 di angka 86 orang. Sementara pada 3 Februari lalu pasien Covid -19 yang terkonfirmasi berada di Posisi 97 orang setelah ada tambahan 17 orang yang terpapar, tanpa menunjukan angka kesembuhan.
Sementara sehari setelah itu tepatnya tanggal 4 Februari menunjukkan adanya angka penurunan sebanyak 17 orang, namun ada penambahan 8 orang pasien positif yang baru dan ada kesembuhan 16 pasien, sehingga menunjukan ke angka 89 orang yang dirawat.
Di tanggal 5 Februari kembali ada kenaikan yang cukup drastis. Dimana Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid -19 Jayawijaya menemukan 20 warganya yang terpapar, sementara untuk yang dinyatakan sembuh hanya 7 orang, sehingga jumlah total yang dirawat menembus angka 102 ditahun 2021.
Angka 102 pasien Covid -19 ini merupakan yang tertinggi semenjak adanya wabah virus Corona masuk ke Jayawijaya sejak tahun 2020 lalu. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah apabila kewaspadaan warga untuk mematuhi protokol kesehatan tidak dilakukan sebab saat ini sudah termasuk dalam penularan lokal dengan claster keluarga.
Sebelumnya Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua menyatakan jika tingginya angka pasien covid saat ini dipengaruhi oleh banyaknya warga yang usai melakukan libur dan kembali ke Wamena, namun disisi lain penularan lokal ini terus terjadi karena kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan masih rendah.
“Peningkatan Pasien Covid -19 di Jayawijaya ada kolaborasi dimana banyak warga yang baru pulang dari liburan juga banyak dan penularan secara lokal juga terjadi, karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,”bebernya
Secara terpisah Anggota Surveilance Tim Covid-19 Kabupaten Jayawijaya, drg. Anti menyebutkan, terjadi peningkatan jumlah Pasien Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya dan terbentuk Claster-Claster keluarga. Pertanggal 3 Februari 2021, ada penambahan jumlah Pasien Covid-19 sebanyak 17 orang, dan kini 20 sehingga jumlah keseluruhan Pasien Covid-19 Kabupaten Jayawijaya menjadi 102 orang.
“Lonjakan Pasien Covid-19 Jayawijaya tentunya menjadi perhatian Tim Covid-19 terutama untuk tempat menampung Pasien Covid-19 Jayawijaya yang sangat terbatas, dimana untuk RSUD Wamena hanya dapat menampung 27 orang dan untuk penampungan di Silimo Siloam hanya dapat menampung 47 orang.”bebernya. (jo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *