Dandim Yahukimo Pastikan Hoaks

Letkol Inf. Christian FR Ireeuw  (Foto: Elfira/Cepos)

Terkait Info Tertembaknya Dua Anggota TNI di Mapenduma

JAYAPURA- Kodam XVII/Cenderawasih melalui Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf. Christian FR Ireeuw membantah dengan tegas terkait dengan berita meninggalnya dua anggota TNI di Mapenduma akibat ditembak kelompok bersenjata.
“Itu berita hoaks, tidak benar. Itu hanya akal-akalan mereka. Tidak ada penembakan terhadap TNI Angkatan Darat dua orang itu,” tegas Letkol Christian FR Ireeuw kepada Cenderawasih Pos, Jumat (5/2).
Dikatakan, Mapenduma merupakan wilayah kerjanya. Dandim Christian Ireeuw mengaku telah mengecek dan menghubungi anggotanya yang ada di Mapenduma dan berita tersebut hingga saat ini hoaks atau pembohongan.
“Kelompok ini kerap menebar hoaks dan itu merupakan strategi mereka. Selalu melaporkan berita seperti itu sehingga orang luar mendengar keberadaan mereka dan masih aktif. Serta melakukan perlawanan terhadap TNI dan bisa menembak TNI padahal itu tidak benar,” ucapnya.
Lanjutnya, justru kemarin ada satuan tugas Satgas non organik yang menyerang ke markas mereka (Kelompok Bersenjata-red).
“Itu salah satu strategi mereka untuk dunia luar mengetahui bahwa masih terjadi hal seperti itu di Papua khususnya di daerah pegunungan,” jelasnya.
Dandim yang merupakan putra asli Port Numbay ini mengatakan, untuk situasi Mapenduma hingga saat ini kondusif. Dirinya mengingatkan kepada anggota di lapangan tetap tenang dan waspada serta tetap baik dengan masyarakat dalam melaksanakan tugas teritorial. Dirinya juga mengingatkan anggota TNI untuk ikut membantu masyarakat dalam pencegahan Covid-19.
Sementara itu, dalam rilisnya pada Selasa (2/2) lalu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim terlibat kontak tembak dengan aparat TNI di Pos Nenas Dobo, Distrik Mapenduma.
Dalam rilisnya, TPNPB juga mengklaim bahwa dua anggota TNI tertembak.Penembakan dilakukan oleh pimpinan Brigjen Egianus Kogeya terhadap pos TNI di Nenas Dobo saat penjagaan pagi. (fia/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *