Aparat Diminta Lebih Tegas Tegakkan Prokes

Ir. Drs. Benjamin Latumahina ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dengan melihat masyarakat Merauke yang terpapar Covid-19 yang cukup signifikan dengan grafik yang cenderung naik, ditambah pasien Covid-19 yang meninggal juga terus bertambah, membuat Ketua DPRD Kabupaten Merauke Ir. Drs. Benjamin Latumahina angkat bicara.
Politisi Partai Nasional Demokrat tersebut meminta aparat dalam hal ini Satpol PP dan kepolisian untuk tegas dalam penegakan protokol kesehatan (Prokes). “Ketegasan dalam pengawasan oleh aparat baik itu Satpol PP atau Kepolisian harus dilakukan. Pemerintah juga harus memberikan dasar hukum yang jelas, agar aparat bisa berperan mengambil tindakan penegakan disiplin hukum yang tegas kepada masyarakat,” kata Benjamin Latumahina kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Selain penegasan dalam pengawasan, menurut Benjamin Latumahina, sweeping masker juga harus dilakukan dan bagi yang melanggar diberikan sanksi sosial. Bahkan sanksi denda bahkan sampai sanksi kurungan. “Juga segera diberlakukannya jam malam agar setiap masyarakat bisa taat dan tertib serta wajib menggunakan masker. Wajib menjalankan protokol kesehatan dan wajib memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar virus ini dapat dikendalikan. Kalau tidak maka penyebarannya akan semakin masif,” terangnya.
Menurut Benjamin Latumahina, bahwa selama ini fenomena yang terjadi dimana masyarakat belum menyadari dan kenyataannya dimana masyarakat belum taat dan tertib dalam menjalankan prokes secara serius. “Kita sangat prihatin melihat betapa tidak pedulinya masyarakat kita dengan masker dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari atapun kegiatan-kegiatan sosial seperti rapat, pesta nikah, bahkan ibadah yang terkadang tidak lagi mematuhi anjuran pemerintah,” jelasnya.
Herannya lagi, kata dia sebagian masyarakat belum percaya akan adanya Covid-19 tersebut. Mereka masih beranggapan bahwa Covid-19 tidak ada. “Kita bisa saksikan bahwa begitu banyak masyarakat kita yang tidak peduli dengan masker, jaga jarak apalagi menghindar dari keramaian dari kerumunan,” jelasnya.
Benjamin Latumahina menilai peran pemerintah sesungguhnya sudah berjalan baik dengan penanganan Covid-19. Terlebih mengapresiasi bagi tim medis dan dokter yang sudah dengan maksimal bekerja dan bahkan sebaliknya mereka juga ikut terpapar Covid-19.
“Begitu juga dalam penanganan korban meninggal dunia, tim ini bekerja dengan tidak mengenal lelah dan waktu siang malam mereka bekerja. Segala usaha pemerintah juga telah dijalankan baik itu penyemprotan desinfektan, segala izin masuk keluar orang, larangan, edaran, imbauan kepada masyarakat. Tapi belum juga dilaksanakan dengan sadar dan tertib oleh masyarakat. Karena itu, yang harus dilakukan ketegasan dari aparat dalam menegakkan prokes tersebut.”tuturnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *