Serpas Yonif 122/TS Diguyur Hujan

Satgas Pamtas 122/Tombak Sakti saat melakukan perjalanan menuju Boven Digoel untuk melakukan pergantian pasukan dengan Yonif 516/CY yang menjaga tapal batas RI-PNG selama 9 bulan.  ( FOTO: Penrem 174/ATW for Cepos)

MERAUKE-Yonif Mekanis 516/CY yang tergabung Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Selatan melakukan serahterima dengan Yonif 122/TS yang baru tiba di Merauke dengan KRI Makassar. Begitu   tiba di Merauke, setengah  dari kekuatan personel Yonif 122/TS sudah bergerak menuju tiap-tiap pos, gelombang pertama Kipur A, Kipur B dan Kout, untuk melaksanakan Serahterima.

   Danyonif 122/TS Mayor Inf. Henra Sukmadjidibrta S.I.P,  dalam rilisnya yang diterima media ini menggungkapkan bahwa selama dalam perjalanan dari Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel rombongan diguyur hujan.  ‘’Faktor keamanan di perjalanan, selama perjalan Serpas  personil Yonif 122/TS diguyur hujan membuat kondisi jalan Tanah Merah jeblok dan licin, sehingga memakan waktu kurang lebih 10 jam baru sampai,’’ katanya.

   Iapun berharap serahterima di pos masing-masing berjalan dengan baik, guna memperlancar pelaksanaan penugasan selama 9 bulan mendatang.  Jika dibandingkan dengan kondisi  jalan saat ini dengan 10-15 tahun   lalu,  saat ini jauh lebih bagus. Karena hanya dalam waktu 1 kurang dari 1 hari   atau kurang dari 1 x 24 jam  sudah bisa tiba di tujuan. Sementara 10-15 tahun lalu,  perjalanan  saat serpas Satgas Pamtas seperti  itu dapat menghabiskan waktu  berhari-hari di jalan karena jalan yang rusak. Apalagi jika serpas menggunakan truk. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *