Tak Laksanakan Tugas, Gaji ASN Yahukimo Ditahan

Sekda Elai Giban (FOTO: Humas for Cepos)

JAYAPURA – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pimpinan OPD di Pemerintahan Kabupaten Yahukimo yang tidak berkantor dan melaksanakan tugas akan diberikan sanksi hingga penahanan gaji. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Yahukimo Abock Busup, melalui Sekda Elai Giban usai memimpin rapat RAPBD Kabupaten Yahukimo tahun 2021,  Selasa (2/2).

   Menurut  Elai Giban,  masa libur dan cuti Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 telah berakhir pada tanggal 4 Januari 2021. Sehingga para pimpinan OPD yang berada di luar Yahukimo agar kembali dan berkantor seperti biasanya.

  “Sampai dengan hari ini, jumlah ASN Kabupaten Yahukimo kurang lebih 2.465 belum efektif melaksanakan tugas di Kantor masing-masing. Khususnya pimpinan OPD yang berada di luar Yahukimo agar kembali dan berkantor,” tegas Giban dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos  kemarin.

  Menurutnya, ASN mempunyai aturan yang harus ditaati, ASN jangan seenaknya masuk dan keluar dari kantor. “Sampai dengan bulan Maret, jika tidak ada ASN yang berkantor, akan dikenakan sanksi. Sanksi yang diberikan antara lain pemblokiran gaji secara menyeluruh, entah itu Honor maupun  honor ASN Yahukimo.”tegasnya.

  Dia juga meminta agar aparatur sipil negara dapat menjalankan tugas pokoknya dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan   benar-benar sesuai tanggung jawab yang diberikan. “Jangan hanya menggunakan gaji buta,”ujarnya. (oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *