Rapid Test, 15 Personel Polres Merauke Reaktif 

Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum saat melakukan rapid test, kemarin. ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE- Sebanyak 15 personel Polres Merauke reaktif saat menjalani rapid test yang dilakukan oleh Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres Merauke di Aula Rastra Samara Polres Merauke, Rabu (3/2).  Sebanyak 150 personel mengikuti rapid test antibodi  tersebut, mulai dari Kapolres, Wakapolres, para kabag, para kasat, para perwira dan seluruh anggota Polres Merauke. Artinya, sekitar 10 persen dari  anggota yang mengikuti rapid test tersebut reaktif.

  “Ada  sekitar 15 yang reaktif dari total 150 personel yang mengikuti rapid test,”  kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Urdokkes  Merauke dr. Rahmadani seusai pelaksanaan rapid test tersebut.

  Dikatakan, personel yang reaktif tersebut belum tentu positif. Apalagi alat yang digunakan ini adalah rapid test. “Bisa karena kondisi  personel lagi tidak fit,  misalnya kurang istirahat atau sakit sehingga imun tubuh melemah,” katanya.

    Karena  itu, bagi mereka yang reaktif tersebut diminta untuk memperbanyak istirahat kemudian minum vitamin. Jika ada gejala lanjutan, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.  Iapun mengharapkan seluruh personel Polres Merauke untuk menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan imun tubuh.

   “Saya harapkan tetap pedomani dan terapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kontak dekat dengan pasien Covid,  hindari kerumunan lalu kamar atau ruangan tertutup serta meningkatkan ilmu, iman dan imun tubuh,’’ katanya.  Menyangkut hasil rapid test tersebut, menurut dr Rahmadani  bahwa pihaknya tracing karena lebih baik mencegah daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *