Reaktif, 32 Prajurit  Satgas Pamtas Yonif 611/AWL dan Yonif 122/TS Jalani Karantina

Kantor Kesehatan Pelabuhan Merauke bersama Rumah Sakit Angkatan Laut Merauke saat melakukan rapid antigen kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long dan Yonif 122/ Tombak Sakti di  Terminal Kedatangan/Keberangkatan Pelabuhan Merauke, Senin  (1/2) malam. ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Sebanyak 32 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 611 Awang Long dan Yonif 122/Tombak  Sakti yang telah tiba di Pelabuhan  Merauke dalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara dan  Samarinda, Kalimantan Selatan menjalani karantina.

   Mereka dikarantina karena reaktif setelah dilakukan test antigen  terhadap seluruh prajurit yang tiba di Dermaga  Pelabuhan Umum Merauke tersebut pada  Senin (1/2).  Komandan Korem 174/ATW  Brigjen TNI Bangun Nawoko, SIP, kepada wartawan  saat penerimaan pasukan tersebut mengungkapkan, bahwa  mereka akan menjalani karantina di Wisma Atlet  PON XX  sampai mereka dinyatakan sembuh.

  “Sekarang  kita tempatkan  di Wisma Atlet PON XX menjalani karantina  di sana sampai  mereka dinyatakan sembuh baru bisa dimasukkan ke pos-pos perbatasan,” katanya.

   Danrem meyakinkan selama karantina dan pengobatan, para prajurit tersebut tidak akan keluar dari Wisma Atlet, karena mereka didampingi tenaga kesehatan. “Kita sudah lengkapi dengan  baju hazmat dan sebagainya,” jelasnya.

  Danrem berkeyakinan  bahwa  ke-32 prajurit  yang reaktif tersebut akan mudah disembuhkan karena mereka semua masih muda. Dengan istirahat dan olahraga yang  cukup, asupan gizi serta pemberian vitamin. Danrem menjelaskan, sebelum berangkat  dari Mako masing-masing, seluruh prajurit  tersebut menjalani pemeriksaan sebanyak 2 kali dan dinyatakan  negatif.

   Hanya 3 prajurit yang  reaktif saat itu sehingga tidak diperbolehkan ikut dengan kapal dan harus menjalani karantina. “Nah, ketiga prajurit tersebut sudah sembuh dan naik pesawat  ke Merauke. Ketiganya sudah  di Merauke,” tandas  Danrem.

   Sekadar diketahui, KRI  Makassar 590  yang membawa prajurit 2 batalyon tersebut tiba dan sandar di Dermaga Pelabuhan Merauke Senin (1/2), sekitar pukul  17.30 WIT.

   Setelah kapal sandar, selanjutnya seluruh  prajurit atau penumpang yang ada di dalam kapal tersebut menjalani test antigen.  Pemeriksaan antigen ini dilakukan Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Merauke kerja sama dengan pihak Rumah Sakit Angkatan Laut  (RSAL)  Lantamal  XI Merauke. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *