Pemkot Mulai Seriusi Parkiran, Jukir dan PKL di Japut

Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., mengecek karcis dari juru parkir di depan SIP Jayapura Selasa (2/2) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Persoalan parkir, juru parkir (jukir) masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Pemkot Jayapura, pasalnya hingga kini jukir liar masih bebas berkeliaran dan parkiran kendaraan yang semrawut terutama di jantung Kota Jayapura.

Karena itu dibentuk tim Satgas pengamanan dan penertiban parkiran dan PKL, yang berada di jalan Ahmad Yani, Jalan Matahari, Jalan Percetakan, dan jalan depan BI hingga Mall Jayapura. Dalam tim tersebut ada personel dari Satlantas Polres Jayapura Kota, Pomal, Pomdam, Satpol PP Kota Jayapura, Bapenda termasuk Kadistrik Japut, Kepala Kelurahan Gurabesi dan Kelurahan Bhayangkara.

  Kesiapan tim tersebut nampak dalam apel perdana bersama Satgas dipimpin Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H.Rustan Saru, MM., di area parkir depan SIP Jayapura bersama Plt. Kasatpol PP Kota Jayapura Kompol Muhsin N, Kadis Perhubungan Kota Jayapura Justin Sitorus, SH., MH.

Wawali dalam apel perdana tersebut, menegaskan agar menertibkan pengendara yang parkir sembarangan, maupun Jukir liar dan PKL yang berjualan tidak sesuai aturan khususnya di Jalan Percetakan, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Matahari serta area Paldam.

“Kita harap dengan rutinitas ini kita lakukan masyarakat bisa menyadari dan tidak lagi sembarang lagi dalam parkir karena di jalan yang kita tata ini lalu lintas kendaraan sangat padat dan kalau parkir tidak dirapikan maka akan menimbulkan kemacetan, tidak rapi tidak indah dipandang mata,’’cecarnya.

Sedangkan untuk jalan di daerah Paldam diminta untuk jam 6-9 pagi tidak ada kendaraan motor yang parkir atau dikosongkan supaya aktivitas lalu lintas bisa berjalan normal dan bagi PKL biasa berjualan di daerah Paldam, sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Percetakan dalam berjualan melanggar aturan termasuk toko agar berjualan jangan menggunakan trotoar karena mengganggu arus pejalan kaki, dengan demikian diminta juga untuk PKL bisa berjualan namun menggunakan etalase maksimal jarak 1 meter dari dinding atau tembok toko, jika sudah melebihi akan ditindak tegas. Sedangkan untuk pengendara yang parkir sembarangan kendaraannya di gembok.

  Selanjutnya tahap berikutnya dilakukan penertiban di depan Kantor BI Papua sampai Mall Jayapura, karena di sana ada oknum yang memungut parkir seenaknya.

  Wawali juga menanggapi terkait keluhan pemilik kendaraan sepeda motor dalam parkir ada barangnya yang hilang diambil preman maka diminta tim ini juga bisa mengawasi dan menjaga kendaraan selama bertugas tidak boleh ada oknum-oknum lagi yang melakukan tindakan kriminal kepada masyarakat dengan mengambil barangnya di kendaraan.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *