Bukit Srobu Harus Jadi Cagar Budaya

Seorang anak kecil menunjuk Bukit  Srobu yang terletak di Teluk Youtefa. Bukit Srobu perlu dilindungi menjadi cagar budaya karena ditemukan benda peninggalan pra sejarah. ( FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA –  Pemerintah Provinsi Papua dan Pemkot Jayapura diharapkan dapat melindungi  situs cagar budaya Gunung Srobu yang terletak Teluk Yote Distrik Abepura,  hal ini diutarakan Kepala Balai Arkeologi Papua Gusti Made Sudarmika kepada Cenderawasih Pos  Senin (1/2) lalu.

  Ia mengatakan bahwa Gunung Srobu tidak hanya sebagai teluk yang menghiasi Teluk Youtefa tapi di dalamnya juga terdapat peninggalan pra sejarah yang harus dan mesti dijaga bersama.

Ia mengakui masa pandemi Covid-19 menyebabkan perhatian kepada situs sejarah berkurang, namun  jangan sampai tak diperhatikan untuk kedepannya.

Menurutnya setelah tim mendapat beberapa peninggalan zaman prasejarah di bukit tersebut, mereka meminta agar Gunung Srobu harus dilindungi pemerintah karena banyak warga melakukan penggalian karang dan merusak bukit itu.  “Ya, harus dilindungi dan dibuat cagar budaya, caranya dengan membuat aturan,” katanya.

Ia menyebut akibat pembiaran banyak warga membongkar bukit itu secara massif hingga terjadi kerusakan, padahal bukit itu merupakan  pusat peninggalan sejarah orang Papua.

Harusnya ada peraturan pemerintah yang menegaskan bawah daerah itu dilindungi sebagai cagar budaya sehingga masyarakat tidak sembarangan melakukan penggalian di wilayah itu karena itu tempat bersejarah.

Sementara itu dari pantauan Cenderawasih Pos, lokasi tersebut terlibat banyak lubang bekas galian masyarakat (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *