Cegah Abrasi, Mahasiswa UOGP Tanam Pohon

Dekan Fakultas Pertanian, Kehutanan  dan Kelautan Universitas Ottow Geissler Papua, IR. Simon H. Nenepath, MSi, didampingi dua mahasiswanya saat melakukan penanaman pohon di sekitar area Pantai Holtekamp, Jayapura, Jumat (29/1). ( FOTO: Efraim for Cepos)

JAYAPURA – Mahasiswa Universitas Ottow Geissler Papua (UOGP), Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan, dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan  kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dimana sebanyak  45 mahasiswa UOGP tanam pohon di kawasan Pantai Holtekamp, Kota Jayapura, Jumat (29/1)

  Dekan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan UOGP, IR. Simon H. Nenepath, M.Si., mengatakan, bahwa menanam pohon merupakan salah satu dari sekian program yang dilakukan oleh mahasiswanya dalam menjalanakan Kuliah Kerja Nyata.

  “Kegiatan hari ini (Jumat-red) dalam rangka pengabdian masyarakat, bagian dari Kuliah Kerja Nyata, jumlah total mahasiswa ada 45, dengan menanam mangrove berjumlah 70 pohon dan cemara 20 pohon di sekitaran Pantai Holtekamp,” ungkap Simon kepada Cenderawasih Pos di sela-sela penanaman pohon.

  Kata Simon, KKN UOGP tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana setiap tahunnya UOGP melakukan KKN ke kampung-kampung yang ada di Papua. Tapi karena masih masa pandemi kata Simon, akhirnya kegiatan KKN tahun ini lebih banyak dilakukan di kawasan kampus, termasuk melakukan penanam pohon di kawasan Pantai Holtekamp.

  “Untuk kami Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan setiap tahun melakukan KKN di desa-desa (kampung) agar menyatu dengan masyarakat, mengaplikasikan langsung ilmu kepada masyarakat. Tapi karena masih pandemi Covid-19, sehingga kami tak melakukan hal yang sama di tahun-tahun kemarin,” ujar Simon.

  Simon juga membeberkan, KKN harusnya mereka lakukan selama 2 bulan. Tapi karena kondisi Covid-19 akhirnya diperketat menjadi sebulan. Dirinya juga berharap, pohon mangrove dan pohon cemara yang mereka talah tanam dapat dijaga oleh masyarakat, yang nantinya akan bermanfaat untuk masyarakat setempat.

  “Harapan kami dari pihak kampus (UOGP), pertama apa yang kami tanama bisa bermanfaat untuk meyarakat sekitar sini. Karena nantinya tanaman bermanfaaf untuk abrasi pantai,” pungkasnya. (eri/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *