RSUD Yowari Launching Laboratorium PCR Covid-19

BUpati Jayapura, Mathius Awoitauw didampingi para dokter di RSUD Yowari ketika meluncurkan Laboratorium PT-PCR Covid-19 di RSUD Yowari, Kamis (28/1). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari di Kabupaten Jayapura kini telah memiliki peralatan atau fasilitas berupa laboratorium PT-PCR Covid-19. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw SE,M.SI  telah meluncurkan (launching) pemanfaatan laboratorium itu di kompleks RSUD Yowari, Kamis (28/1).

Perlu diketahui, hadirnya peralatan laboratorium PCR Covid-19 itu, terlaksana atas kerja sama antara pihak RSUD Yowari  dengan Rumah Sakit Siloam.

“Alat ini punya kualitas yang sangat baik dan ini hadir berkat adanya kerja sama dengan Rumah Sakit Siloam Group,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di RSUD Yowari, Kamis (28/1).

Menurutnya, Rumah Sakit Siloam Group tidak saja memberikan bantuan berupa menghadirkan peralatan laboratorium PCR Covid-19 itu, tapi juga memastikan peralatan itu bisa digunakan dengan baik dan nyaman untuk digunakan bagi kepentingan pemeriksaan PCR terhadap pasien yang terpapar Covid-19 di wilayah Kabupaten Jayapura.

“Karena itu, ada proses yang harus dilalui, terutama pelatihan kepada para tenaga medis yang ada di sini,”ujarnya.

Di mana pelatihan kepada para tenaga medis yang berasal dari RSUD Yowari  itu sudah langsung dilakukan di Makassar.

“Peralatan ini berstandar internasional karena itu, mereka mendampingi di sini pada saat kita launching,”tandasnya.

Mewakili masyarakat dan juga Pemerintah Kabupaten Jayapura, Bupati Mathius memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Rumah Sakit Siloam group yang telah memberikan kepedulian untuk menghadirkan peralatan laboratorium tersebut.

“Kita berharap kehadiran alat ini ini bisa lebih komprehensif. Karena sekarang semua sedang dalam proses bagaimana penanganan Covid-19 ini bisa lebih efektif. Peralatan peralatan laboratorium seperti ini akan membantu tenaga medis untuk melihat dan mendiskusikan kemudian bisa menangani lebih tepat pasien Covid-19,” pungkasnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *