Kapolri: Polri Harus Mampu Beri Rasa Aman Masyarakat

Video Conference Commander Wish Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo yang diikuti Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Wakapolda Papua dan PJU Polda Papua, Kamis (28/1) ( FOTO: Humas Polda)

JAYAPURA-Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo menekankan, Polri mampu memberikan jaminan rasa aman di masyarakat dengan merespon dan hadir secara cepat pada setiap situasi yang menimbulkan keresahan masyarakat.

   “Penegakan hukum dilaksanakan untuk memberikan rasa keadilan, sehingga tidak ada lagi yang tumpul ke atas tajam ke bawah atau tebang pilih, maupun keberpihakan dalam proses penanganan tindak pidana,” ucap Kapolri dalam Video Conference Commander Wish yang diikuti Kapolda Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Wakapolda Brigjen Mathius D Fakhiri serta Pejabat  utama Polda di Aula Cendrawasih Polda Papua, Kamis (28/1)

   Untuk bidang pelayanan publik, Polri diharapkan dapat lebih cepat, mudah, serta transparan dengan prosedur yang sederhana dan tidak berbelit-belit. Dalam hal ini, termasuk menghilangkan adanya Pungli dan Calo.

   Sedangkan di bidang kultur hendaknya setiap personel Polri harus mampu menampilkan sikap humanis, melayani, tidak bersikap dan berperilaku yang kasar, menghilangkan kekerasan yang eksesif, koruptif maupun arogansi kewenangan, yang tentunya tidak sesuai dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

   “Satu hal yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan budaya kerja atau etos kerja yang tinggi, sehingga mampu mendorong produktifitas kinerja Polri,” tegas Kapolri.

   Ia juga mengingatkan untuk menjadikan Polsek sebagai basis resolusi dengan memprioritaskan kegiatan Harkamtibmas, sehingga Polsek-Polsek pada wilayah-wilayah tertentu tidak lagi dibebankan tugas penyidikan dan ketiga penguatan struktur organisasi Polri. Program perubahan sistem dan Metode Organisasi penyempurnaan pedoman dan standar operasional prosedur Kepolisian yang presisi berbasis data dan teknologi informasi.

   Adapun komitmen Kapolri, yakni menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi), menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan Nasional, menjaga soliditas internal, meningkatkan sinergisitas dan soliditas TNI_Polri, serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan Kementerian Lembaga untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.

   Mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreatifitas yang mendorong kemajuan indonesia, menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan, mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restoratif, dan problem solving dan terakhir setia kepada NKRI dan senantiasa merawat Kebhinekaan.

   Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw  berinisiatif untuk membangun Polsek Bonggo Barat. Hal ini dikarenakan sudah ada Pos Polairud dan bisa menjadi daya tarik wisatawan nantinya karena pemandanganya sangat menjanjikan.

  “Di Kampung Yarsun ada ibu Bhayangkari yang mengelola hasil kerajinan tangan, yaitu Abon ikan Tenggiri, banyak sekali hal-hal yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik,” kata Kapolda. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *