Februari, Aktivitas Perekenomian dan Warga Kembali Diperketat

AKTIVITAS MALAM: Mulai 1 Februari 2021, Pemkot Jayapura kembali memperketat pembataasan aktivitas perekonomian dan masyarakat di Kota Jayapura. Tampak suasana di Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (28/1) malam. (FOTO: Yonathan/Cepos)

JAYAPURA-Pemkot Jayapura kembali melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di Kota Jayapura sepanjang bulan Januari 2021. Dari rapat evaluasi yang digelar di kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (28/1) kemarin, Pemkot Jayapura akan kembali memperketat aktivitas perekonomian dan warga di Kota Jayapura terhitung mulai 1 Februari 2020.
Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, mulai 1 Februari nanti, aktivitas warga dan perekonomian yang sebelumnya dimulai pukul 06.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT, kembali dibatasi atau diperketat hingga pukul 21.00 WIT.
Kebijakan ini menurut BTM, diambil Pemkot Jayapura untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pasalnya angka kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura kembali meningkat pasca libur Natal dan Tahun Baru.
Diakuinya, Pemkot Jayapura dan Satgas Covid-19 Kota Jayapura sudah melakukan berbagai upaya termasuk mengeluarkan instruksi wali kota, imbauan, sosialisasi bahkan Perda, namun data komulatif pasien Covid-19 Kota Jayapura masih meningkat.
“Dari hasil rapat evaluasi, poin pentingnya adalah jam aktivitas perekonomian dan warga di Kota Jayapura dimulai 06.00-21.00 WIT pada bulan Februari. Ini akan dievaluasi setelah bulan Februari. Jika kasusnya masih meningkat pada bulan Februari maka akan diturunkan lagi jam aktivitasnya pada bulan Maret,” tegasnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin (28/1).
Keputusan lain yang diambil menurut BTM yaitu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun tidak mengalami gejala atau OTG (orang tanpa gejala). Termasuk yang mengalami gejala atau sakit ringan hingga sedang, diwajibkan isolasi mandiri di LPMP Kotaraja.
“Nantinay dilakukan koordinasi dengan Puskesmas setempat, Dinas Kesehatan serta Satpol PP Kota Jayapura, Tim Terpadu Penanganan Covid-19, Polresta Jayapura Kota dan Kodim 1701/Jayapura,” ucapnya.
Jam malam menurut Tomi Mano tetap diberlakukan dengan melakukan patroli mulai pukul 21.00 WIT yang akan dilakukan oleh tim terpadu penanganan Covid-19 Kota Jayapura.
“Saya butuh dukungan tokoh agama, ondoafi, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat khususnya pelaku usaha. Batas aktivititas perekonomian dan masyarakat sampai pukul 21.00 WIT. Kalau sudah pukul 21.00 WIT, tidak ada lagi aktivitas. Kami akan lebih tegas,” ujarnya.
Terkait dengan penanganan Covid-19 ini, Wali Kota Tomi Mano meminta masyarakat untuk tidak percaya atau menyebarluaskan berita bohong. Termasuk dengan program vaksinasi Covid-19 yang secara nasional mulai dilaksanakan.
BTM meminta semua pihak termasuk pemuka lintas agama, tokoh adat dan masyarakat ikut mendukung pelaksanaan pemberian vaksinasi di Kota Jayapura.
“Apabila ada tokoh agama yang tidak mau divaksin, ya diam saja. Jangan memprovokasi masyarakat/jemaat lain. Karena masalah kesehatan dan keselamatan hak orang perorangan. Jangan memprovokasi, karena apa yang dilakukan pemerintah untuk kesehatan dalam rangka menjaga imunitas tubuhnya. Pemerintah tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Ini untuk memutus matas rantai penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura. Bapak Presiden saja sudah divaksin,” tegasnya.
BTM menambahkan bahwa doa pengampunan akan dilakukan masing-masing pemeluk agama. Dimana untuk umat Islam akan dikoordinir MUI Kota Jayapura. Sementara umat Kristiani dikoordinir PGGS Kota Jayapura. Demikian juga dengan umat Hindu dan Buddha. “Pemimpin umat yang koordinir. Nanti menyangkut waktu pelaksanaan, tempat dan jumlah peserta, bisa dikomunikasikan ke Pemkot Jayapura,” tutupnya. (dil/nat)

Hasil Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kota Jayapura
1. Mulai 1 Februari 2021, aktivitas perekonomian dan warga dibatasi dari pukul 06.00 – 21.00 WIT.
2. Warga terinfeksi Covid-19 tanpa gejala atau OTG, gejala atau sakit ringan dan sedang diwajibkan isolasi mandiri di LPMP Kotaraja.
3. Tim Terpadu Satgas Covid-19 Kota Jayapura akan melakukan patroli dan dilakukan blokade jalan di sejumlah titik mulai pukul 21.00 WIT.
4. Tim Satgas Covid-19 Kota Jayapura akan lebih tegas menindak oknum warga yang masih berkumpul dan tidak menerapkan protokol kesehatan.
5. Pemberian izin acara pernikahan lebih selektif.
6. Pengawasan terhadap kapasitas muat penumpang transportasi umum.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *