Lagi Mabuk Picu Penikaman di Pasar Jibama

Korban Bedu Pagawa saat mendapatkan perawatan medis di RSUD Wamena, insert anggota Polres Jayawijaya yang mendatangi TKP Pasar Jibama Wamena. ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA – Kasus kekerasan di Jayawijaya nampaknya masih terus terjadi dan lagi -lagi dipicu karena miras, baru sehari adanya percobaan begal , kini aksi kekeran kembali terjadi di pasar jibama Wamena Selasa (26/1) sekitar pukul 17.00 Wit dimana korban atas nama Bedu Pagawa (19) ditikam dari bagian punggung belakang oleh pelaku Brukele yang langsung melarikan diri.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen , S.Sos, MM membenarkan adanya kasus kekerasan yang dipicu dari masalah pemabukan atau miras karena pelaku Brukele diduga dalam keadaan mabuk dan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pencarian kepada pelaku. “Benar hari ini ada lagi kasus kekerasan yang disebabkan karena pelaku dalam keadaan minum dan sering kali membawa senjata tajam di Pasar Jibama,” ungkapnya Rabu (27/1) kemarin.

Dari Kronologisnya kata Kapolres, awalnya Pukul 17:00 wit Polres Jayawijaya menerima Laporan dari Pospol Jibama telah terjadinya penganiayaan yang berada di Pasar Jibama Wamena Kemudian piket fungsi beserta Dalmas merespon laporan dan mendatangi TKP.

Piket Reskrim yang dipimpin KBO SAT Reskrim Polres Jayawijaya IPDA Muliadi ,S.Sos tiba di TKP Pasar Jibama Kab.Jayawijaya, kemudian setibanya di TKP, Saksi yang berada di TKP Menyampaikan Pelaku telah melarikan diri setelah melakukan Penikaman terhadap Korban, sehingga anggota kemudian mengamankan Saksi untuk dimintai Keterangan dan membawa Korban menuju RSUD Wamena untuk dilakukan perawatan medis.

“Menurut keterangan Saksi kejadian Berawal Pada pukul 10:00 wit saksi, korban dan terduga pelaku mengkomsumsi Minuman Keras di belakang pasar jibama hingga pukul 17:00 wit, Kemudian tiba-tiba saksi melihat pelaku menikam Punggung Kiri tubuh korban,”jelasnya.

Menurutnya, saksi juga melihat bahwa baju yang di gunakan oleh korban berdarah sehingga saksi langsung mengejar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri. Korban saat ini belum bisa dimintai keterangan dikarenakan masih dalam Tindakan Medis untuk dilakukan Pengobatan. “jajaran Polres Jayawijaya masih melakukan Pencarian terhadap 1 (Satu) Pelaku Brukele terkait kasus tersebut. Dan mencari tahu motif dari kekerasan yang dilakukan kepada korban,”jelasnya. (jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *