Bupati Befa dan Kepala BPJN Tinjau Ruas Jalan Wamena – Tiom

Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si bersama Kepala BPJN Wamena Zefnat Kambu,  ST,  MT meninjau ruas jalan Wamena-Tiom, Rabu (27/1). ( FOTO: Humas for Cepos)

TIOM-Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si bersama Kepala BPJN Wamena Zefnat Kambu,  ST,  MT meninjau ruas jalan Wamena-Tiom, Rabu (27/1). Peninjauan jalan tersebut guna melihat beberapa ruas jalan yang rusak dan nantinya akan dilakukan perbaikan.

Panjang jalan darat yang panjangnya lebih kurang 98-100 km tersebut mengalami kerusakan pada beberapa titik disebabkan oleh pergeseran tanah dan juga cuaca ekstrim beberapa bulan terakhir ini karena curah hujan yang cukup tinggi.  Bupati Befa intens turun distrik untuk memastikan pelayanan pemerintahan tetap jalan sebagaimana mestinya apalagi program pendistribusian bama ke distrik distrik-distrik harus sampai ke tujuan dan tepat sasaran.

“Pada hari ini kami dikunjungi oleh Kepala Balai Jalan Pegunungan Tengah, kami bersyukur karena beliau bisa melihat langsung keadaan jalan Wamena-Tiom. Dari penjelasan dilapangan memang tahun ini, seluruh masyarakat Lanny Jaya dan pemerintah daerah akan menikmati minimal sampai bulan Desember kedepan jalan Wamena-Tiom sudah selesai diaspal, dan itu kita beryukur, dan ada beberapa titik yang memang harus sinergi antara pemerintah daerah dan balai atau kita satukan visi untuk pembangunan jalan yang lebih berkualitas lagi sehingga kami hari ini dikunjungi kepala balai, dan kami bisa bersama-sama turun lapangan melihat jalan ini,”Ungkap Befa.

  Dirinya menyampaikan apresiasi kepala BPJN Wamena yang sudah mau bekerja keras mewujudkan jalan aspal menuju Kabupaten Lanny Jaya. Dirinya yakin nantinya jalan Wamena-Tiom adalah jalan terbaik di Pegunungan Tengah Papua.

  Sementara itu kepala BPJN Wamena Zefnat Kambu,  ST. MT mengatakan setelah melihat kondisi jalan tersebut  bersama Bupati Lanny Jaya maka Dinas PU Lanny Jaya menginginkan adanya alihtrase pada titik KM 43 yang mengalami pergeseran tanah. “Ya kami harapkan ini merupakan satu tanggung jawab kita bersama  melakukan alihtrase. Saya menyatakan ini merupakan satu pekerjaan rumah kami yang mestinya akan kami menyurat kepusat dulu melalui Bapak Bupati dan prosedurnya bahwa kalau ada jawaban dari pusat pasti akan diturunkan tim untuk melakukan kajian apakah harus dialihtrase atau tetap berjalan atau situasi direncanakan untuk ada prodak lain yang bisa atasi masalah itu atau tidak itu nanti kami akan tunggu rekomendasi dari tim pusat,”bebernya.

  Menurutnya aat ini ada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan multi years ke Kabupaten Lanny Jaya,  yaitu pengaspalan jalan sepanjang 16 kilo meter yang akan dikerjakan dua tahun.

“Jadi kalau tahun ini dan tahun depan sudah tuntas semua berarti sesuai dengan apa yang diharapkan oleh oleh Pak Bupati Lanny Jaya bahwa ya, avansa atau inova bisa masuk dari Jayawijaya ke Lanny Jaya, hal itu bisa terjadi. Sebagai kepala Balai saya sangat mengharapkan dukungan Pak Bupati dan seluruh masyarakat Lanny Jaya dalam hal kenyamanan dan jaminan keamanan sehingga pengerjaan jembatan dan pengaspalan jalan dapat berjalan sesuai target dan perencanaan. Sehingga program daerah dan nasional sinergis berarti kita juga memberi dukungan bagi menteri PUPR dan pemerintahan bapak Presiden Jokowi,”Pungkasnya. (Simon/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *