Punya Jaringan Ganja dari PNG

Iptu Julkifli Sinaga(Foto: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Empat pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja DW (17), RPKW (18), DA (23) dan NNKP (20) telah ditetapkan sebagai tersangka atas penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Keempat pemuda tersebut dijerat dengan pasal 111 ayat (1) dan atau pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota Iptu Julkifli Sinaga mengatakan, keempat pelaku ini memiliki jaringan dan sedang dipelajari. “Untuk dua pelaku DW dan PKW merupakan jaringan lama peredaran narkotika di wilayah Jayapura. Ganja tersebut milik DW dan PKW, mereka yang menjemputnya di PNG,” ucap Kasat Narkoba kepada Cenderawasih Pos, Selasa (26/1).
Lanjutnya, untuk sasaran penggunakan ganja beragam kalangan, dimana ganja tersebut didapat dari Papua New Guinea melalui Mosso dan menggunakan jalur darat menuju ke wilayah Jayapura.
“Kami sedang mempelajari jaringan ini, keempatnya sudah kami amankan dan sedang memintai keterangan mereka,” ucapnya.
Menurutnya, jalur-jalur tikus yang ada di wilayah perbatasan kerap dijadikan penyelundupan ganja dari PNG masuk ke Jayapura. Sehingga itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan baik melalui jalur darat atau laut terkait penyebaran Covid-19 tersebut.
Ia juga meminta dukungan masyarakat untuk bisa memberikan informasi jika mengetahui adanya peredaran ganja di Kota Jayapura.“Tidak ada ruang bagi pelaku pengedar ganja, kedapatan kami tindak tegas,” tegasnya.
Sebelumnya, saat diamankan dari tangan keempat pelaku. Tim berhasil mengamankan barang bukti jenis ganja sebanyak 21 paket ukuran besar dan dua paket berukuran sedang dengan total barang bukti sebanyak 23 paket ganja. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *