Mayat Pria Tanpa Busana Ditemukan di Pinggir Kali Sereh

Kapolsek Sentani Kota, Kompol Ruben Palayukan, S.PT, S.IK, didampingi Wakapolsek Sentani Kota Iptu Heri Wicahya dan Kanit Reskrim Polsek Sentani Kota Iptu Aan Anwas, SH, ketika memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (26/1/) siang. (Foto : Robert Mboik Cepos)

Diduga Korban Curas

SENTANI- Masyarakat digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa busana, di pinggir Kali Sereh, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Usai menemukan mayat pria tanpa busana tersebut, masyarakat langsung melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.
Mayat laki-laki tanpa busana itu ditemukan di dekat pinggir Kali Sereh, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (25/1) pagi lalu sekitar pukul 08.30 WIT oleh saksi bernama Elton Mehue (40), warga Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Mayat yang ditemukan tanpa busana tersebut, diketahui bernama Mirsan Irianto dan umur sekitar 36 tahun.
“Mayat ini ditemukan pada Senin (25/1) sekitar pukul 08.30 WIT,”kata Kapolsek Sentani Kota, Kompol Ruben Palayukan, S.PT, S.IK, ketika memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (26/1) siang.
Sementara untuk identitas korban, diketahui bernama Mirsan Irianto dan berusia sekitar 36 tahun. Korban beralamat di Jalan Pasir Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.
Terkait dengan peristiwa itu, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai pelaku pembunuhan dan motif dari pembunuhan tersebut.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat korban pencurian dengan kekerasan dilakukan oleh pelaku yang sampai saat ini masih dalam penyelidikan polisi.
Untuk proses penyidikan sementara, kata Kapolsek Ruben, pihak penyidik telah melakukan tindakan berupa olah TKP, melakukan visum, melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak enam orang dan juga melakukan penyitaan barang bukti.
“Sementara barang bukti lainnya yang juga berhasil kita amankan di lokasi TKP seperti satu buah celana pendek warna merah milik saksi korban Abraham Kristo Mehue, satu buah switer warna hitam milik saksi korban, satu buah sendal jepit warna hitam milik saksi, kemudian juga terdapat satu buah sendal jepit merk Swallow warna putih bertali hijau yang belum diketahui pemiliknya siapa,” jelasnya.
Dikatakan, untuk sementara motifnya diduga korban dibunuh akibat tindak kriminal Curas.
“Karena berdasarkan keterangan saksi-saksi, pelaku (Lidik) mengambil HP milik korban,”ujarnya.
Kemudian untuk proses penyidikan selanjutnya, pihaknya masih melakukan pengembangan dengan mengumpulkan alat bukti lainnya guna dapat menjadi terang suatu tindak pidana. Dan dari hasil penyelidikan, korban ditikam sebanyak satu kali di bagian rusuk sebelah kiri.
“Kalau berdasarkan penglihatan secara kasat mata, korban ini meninggal akibat ditikam, karena memang kita lihat di TKP banyak bercak darah yang ditemukan di rumput sekitar lokasi TKP,” tutupnya.(roy/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *