Ingin Bersama Boaz di Persipura

Yanto Basna ( FOTO: Yanto for Cepos)

Yanto Basna

JAYAPURA-Pesepak bola Papua yang kini berkarier di Thailand bersama klub Prachuap FC (Thai League 1), Rudolof Yanto Basna mengaku masih memiliki satu harapan dalam kariernya.

Bukan soal gelar individu, atau meniti karier di benua Eropa. Tapi stoper berusia 25 tahun itu berharap ke depan bisa berada satu tim dengan superstar Persipura Jayapura, Boaz Solossa.

Basna mengaku, sosok Boaz Solossa merupakan satu dari sekian alasan dirinya berkarier sebagai pesepak bola. Basna menegaskan, kapten Persipura itu menjadi panutan dirinya di atas lapangan hijau.

Basna merupakan pesepak bola Papua yang berkembang pada umumnya, Basna mengawali karier profesionalnya pada Tahun 2014 ketika direkrut oleh Mitra Kukar.

Beranjak dari situ, memperkuat Mitra Kukar selama dua musim, pemain berpostur 180 centimeter itu kemudian berkelana di pentas sepak bola tanah air dengan memperkuat Persib Bandung (2016-2017), dan Sriwijaya FC (2017).

Selalu tampil konsisten bersama tiga klub berbeda, Yanto Basna pun mendapatkan tawaran untuk berkarier di Negeri Gajah Putih, Thailand. Tahun 2018, Basna merumput bersama klub Khon Kaen, tahun 2019 hijrah bersama Sukhothai, dan di musim ketiganya di Thailand memperkuat Prachuap.

Pemain kelahiran Sorong, Papua Barat itu juga menjadi pilihan utama tim nasional Indonesia untuk mengawal lini depan sang Garuda Indonesia.

Soal pengalaman, Yanto Basna terbilang telah mendapatkan segalanya. Tapi pemain terbaik Piala Jendral Sudirman 2015 itu merasa belum lengkap bila dirinya belum bermain bersama Boaz Solossa dalam satu tim.

Boaz dan Basna sebenarnya pernah disatukan dalam tim tim, kala kedua pemain asal Sorong itu menjadi bagian dari pasukan Merah Putih dalam Piala AFF 2016 silam.

“Walaupun belum tercapai impian untuk bermain di klub bersama kaka Boaz, namun salah satu hal yang saya syukuri adalah dapat kesempatan ketika debut membela Timnas senior di AFF 2016 dan dipimpin oleh kaka Boaz sendiri, dan banyak hal yang saya pelajari dari kaka Boaz dan itu selalu menginspirasi saya,” ungkap Yanto Basna kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (24/1).

Apakah ini menjadi sinyal bagi manajemen Persipura untuk bisa mendatangkan Yanto Basna ke Persipura? Tapi Yanto Basna pun masih enggan membeberkan kapan ia akan bergabung tim berbintang empat itu.

Pemain yang selalu tampil tanpa kompromi di lini belakang itu mengaku musim ini masih fokus bersama klubnya, tapi ia berharap kedepan bisa memperkuat tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

“Harapan besar dari saya dan Boaz, pasti ingin bermain bersama. Semoga suatu saat Tuhan kehendaki bisa bermain bersama di tim kebanggaan (Persipura),” ujarnya.

“Keinginan pasti ada, hanya pertanyaan itu sulit dijawab kepastiannya, karna itu hanya Tuhan yang tahu,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, selain Yanto Basna, pesepak bola Papua yang juga meniti karier di Negeri Gajah Putih, Thailand kini ada Todd Rivaldo Ferre. Todd akan menjalani debutnya bersama Lampang FC pada Thai League 2. (eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *