Dinkes Jayawijaya Mulai Sosialisasikan Vaksin Covid -19 Di Jayawijaya

Pelaksanaan Sosialisasi Vaksin Covid -19 di halaman Kantor Otonom Jayawijaya sabtu (23/1) kemarin. ( foto: Denny/ Cepos)

WAMENA – Pemda Jayawijaya melalui dinas Kesehatan mulai melakukan sosialisasi vaksinasi Covid -19 kepada Kepala OPD dan juga tokoh masyarakat. Dalam sosialisasi ini juga dilakukan pendaftaran kepada pejabat bublik dan masyarakat yang akan divaksin dalam tahap pertama nanti selain tenaga kesehatan yang memang akan divaksin duluan.

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengakui jika pemerintah mulai melakukan Sosialisasi hanya perwakilan dari forkopimda, kepala OPD dan perwakilan tokoh masyarakat. Ini merupakan tahap pertama nanti akan ada sosialsiasi lagi untuk khusus para hamba Tuhan yang akan dilakukan, supaya para hamba Tuhan ini akan menyampaikan lagi ke masyarakat dan itu pun ada tim yang akan sosialisasi lewat Puskesmas.

  “ ini sosialisasi terbatas tahap pertama yang dilakukan dinas kesehatan yang melibatkan kepala OPD, atau penajabt publik untuk dilakukan vaksinasi, dan ini juga sebagai contok kepada masyarakat agar tidak menolak vaksinasi ini,”ungkapnya Sabtu (23/1) kemarin.

  Menurutnya, Sosialisasi Ini akan tetap dilakukan terus sebelum sampai dengan tahapan vaksin, lebih banyak dalam tahap sosialisasi supaya masyarakat lebih yakin karena selama ini berita-berita hoaks jika vaksinsasi Covid-19 ini dengan segala macam gejalanya itu berita tidak benar.  “Jadi kita lebih banyak lakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya benar-benar masyarakat paham.

Kita tahu ada banyak tahapan di skrining dimana ada 16 kreteria yang harus dilakukan. Jadi benar-benar kita sehat baru bisa lakukan vaksinsasi.”jelasnya. Kata Bupati Tim kesehatan tidak akan melakukan vaksinisasi tanpa pemeriksaan kesehatan yang baik.

Di Jayawijaya sendiri masuk di tahap kedua, satu dua bulan kedua kemungkinan akan mendapat vaksin. Prioritas pertama tenaga kesehatan lalu ke tahapan lain.

“ Sosialisasi ini dilakukan untuk menangkal hoaks. vaksin akan buat tim khusus yang di dalamnya terdiri dari tim kesehatan tugas mereka untuk bisa menanggapi karena tim medis yang tahu tentang vaksin covid-19. “ katanya

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw menyatakan untuk pelaksanaannya Pertama pembuatan SK ke fasilitas pelayanan kesehatan dimana semua PKM di SK-an sehingga mereka bisa melakukan imunisasi di PKM masing-masing plus beberapa klinik yang ada di Jayawijaya.

“Kedua, teman-teman di BPJS sudah koordinasi dengan mereka dan mereka nanti mensosialisasi tentang penggunaan aplikasi dimana semua yang telah dilakukan vaksin itu dimasukan oleh user kita lalu direkap BPJS dan dikirim ke kementerian. Itu yang kita sudah sosialisasikan juga dengan BPJS. “bebernya.

  Ia menyatakan untuk tahapan sosialisasi keKetiga ada namanya aplikasi smile, dimana khusus untuk logistik khusus bagi petugas di farmasi yang berhubungan dengan imunisasi covid ini. Sehingga untuk saat ini sosialisasi ke pejabat-pejabat potensial, tokoh masyarakat.

  “Kemarin dua hari sudah lakukan sosialisasi ke setiap PKM. Tinggal sekarang yang belum dilakukan ialah pengiriman nama-nama petugas kesehatan yang akan dilatih untuk memberikan vaksin kepada masyarakat.”tutupnya

“Jadi tahapan sudah ada yang kita lalui dan ada yang belum, Kendalanya kenapa yang vaksinator belum mulai karena masih menunggu dari provinsi karena yang akan melatih para tenaga medis yang ditunjuk.”bebernya. (jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *