Buka Kotak Suara Distrik Welarek, KPU Yalimo Tak Temukan 8 C Hasil KWK dari 7 Kampung

Ketua KPU Yalimo Yehemiua Walianggen didampingi dua Komisioner saat memulai membuka Kotak Suara dua Distrik Apalapsili dan Welarek guna mendapatkan c Hasil KWK untuk alat pembuktian Gugatan Pilkada Yalimo di MK Sabtu (23/1) kemarin di Hotel Grand Sartika Wamena. ( foto:Denny/ Cepos)

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo Memastikan ada 7 kampung dan 8 TPS di Distrik Welarek yang tak memiliki formulir C Hasil KWK, hal ini diketahui usai KPU Melakukan pembukaan kotak suara untuk kepentingan mempersiapkan bukti dalam persidangan di MK menanggapi gugatan Paslon Nomor 2 Lakius Peyon – Nahum Mabel yang mendalilkan Pelaksanaan Pungut hitung di Distrik Welarek dan Apapalsili.

  Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen kepada Cenderawasih Pos menyatakan setelah membuka kotak suara untuk Distrik Welarek yang jumlah TPSnya ada 76 , namun yang ada dalam kotak itu hanya 68 Formulir C Hasil KWK ada, minus 8 Formulir C Hasil KWK, ia sudah mencari ke Internal Kpu namun tak ditemukan sehingga ia akan menyurat ke Bawaslu Yalimo terkait dengan ada 8 TPS yang tak memiliki C Hasil KWK.

“Tak adanya 8 Formulir C Hasil KWK dari 7 Kampung dan 8 TPS ini keberadaannya dimana, sehingga apabila ada oknum penyelenggara yang bermain didalam akan berhadapan dengan hukum, dimana ada 7 kampung yang salah satu kampung itu terdapat 2 TPS disana,”ungkapnya Sabtu (23/1) kemarin.

Walianggen menyatakan maksud KPU untuk menyuran ke bawaslu tentang tak adanya 8 Formulis C Hasil KWK yang hilang di Distrik Welarek ini agar masalah ini menjadi tanggungjawab bersama, atau dimana keberadaannya saat ini, yang bisa menjelaskan itu ada Komisioner yang menjadi Korwil di wilayah itu karena ini dokumen negara sudah tak ada dalam kota suara itu.

“ Aturannya dokumen itu setelah dilakukan rekapitulasi di tingkat Kabupaten semuanya dimasukan dalam kota dan kembali disegel , namun ternyata itu tidak ada, sehingga jika ada oknum penyelenggara yang bermain itu konsekuensinya jelas, kalau hilang di masyarakat itu harus dilaporkan kepada KPU sehingga harus bertanggungjawab untuk menjelaskan itu,”bebernya.

  Ia juga menjelaskan pembukaan kotak Suara untuk Distrik Welarek dan Apalapsili ini berdasarkan nomor perkara 97 untuk pemiulihan bupati dan wakil Bupati Yalimo yang telah teregister di Mahkama Konstitusi, surat Keputusan KPU RI 1232 peri Hal menghadapi persoalan pengaduan permohonan perselisihan hasil pilkada 2020.

  “ Kita membuka dua kotak Suara ini untuk mendapatkan alat bukti C Hasil KWK dan ini dilakukan sesuai dengan prosedur hukum dan aturan yang berlaku dalam rangka menghadapi, kita buka kotak yang disaksikan Bawaslu dan Kepolisian,”jelasnya.

  Usai membuka Kotak suara, Kata Walianggen Kita mengambil Formulir C Hasil KWK yang akan di foto sehingga berita acara yang dibuat berdasarkan Surat KPU RI nomor 1232, berita acara yang kedua berdasarkan KPU 1235 itu ketika dilakukan pemotretan itu disaksikan oleh bawaslu, sehingga dalam pengambilan C hasil KWK itu wajib disaksikan oleh bawaslu.

“Jadi untuk Kabupaten Yalimo ada dua Distrik yang didalilkan oleh pemohon untuk Distrik Welarek juml;ah TPS ada 76 jadi harus C Hasil KWK juga harus 76, sedangkan Distrik Apalapsili ada 29 TPS yang haruis di Foto Copy sehingga totalnya 105 C Hasil KWK,”Katanya

Dalam Pembukaan Kotak Suara ini KPU tidak mengundang pemohon dan pihak terkait sesuai dengan Surat KPU RI nomor 1232 itu hanya mengundang Bawaslu dan Kepolisian dalam hal ini Polres Yalimo, sehingga diharapkan usai membuka kotak suara ini tak ada isu lagi dikalangan masyarakat terutama di Kabupaten Yalimo, jika KPU Membuka kotak Suara untuk menaikan suara sesuatu, tetapi ini untuk pembuktiangugatan di MK.

“Penetapan sudah dilakukan, hari ini kita buka kotak kembali dalam keadaan tersegel dan itu sudah disaksikan Bawaslu dan Kepolisian, saya berharap tak ada isu profokatif yang dibangun pada kalangan masyarakat di Yalimo , ini murni dilakukan secara kelembagaan berdasarkan keputusan KPU RI, dan Nonor perka yang telah diregistrasi,”bebernya.

   Ia juga menambahkan pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu usai membuka kotak suara dua distrik tersebut, Bawaslu Kabupaten Yalimo akan mengawasi kotak suara itu sampai ke Sekretariat KPU untuk di foto dan juga untuk ke MK dijakarta juga akan sama dikawal Bawaslu dan Kepolisian.

“Semua keraguan yang selama ini dibicarakan oleh masyarakat kami akan pertanggungjawabkan sebab ini merupakan dokumen negara yang tidak bisa utak- atik, coret -coret sehingga copyan dari dokumen ini akan dikawal sampai ke Jakarta sementara untuk dokumen aslinya tetap ada di Sekretariat sementara KPU Yalimo di Wamena,”tutup Walianggen. (jo)

Berikut Tabel Kampung yang tak Memiliki C Hasil KWK yang ditemukan KPU Yalimo usai membuka Kotak Suara Distrik Welarek

No Nama Kampung  Jumlah DPT  JML Distrik   L P

1 Fingkama 167 134 301 Welarek

2 Halialo 144 152 296 Welarek

3 Hamboik 158 135 293 Welarek

4 Hindalimuhuk TPS01 183 136 319 Welarek

   Hindalimuhuk TPS02 169 142 311 Welarek

5 Kayo 147 117 264 Welarek

6 Mohobye 174 146 320 Welarek

7 Poholangan 142 114 256 Welarek

Jumlah 1,284 1,076 2,360

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *