Bobol Bengkel, Empat Pelaku Dibekuk

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Muara Tami, Sabtu (23/1) ( FOTO: Polsek Muara Tami)

JAYAPURA- Empat pria pembobol salah satu bengkel di Koya Barat ditangkap Unit Reskrim Polsek Muara Tami. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda, yakni di Hamadi Lapangan Distrik Jayapura Selatan dan di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, Sabtu (23/1).

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Muara Tami AKP Jubelina Wally mengatakan, pelaku yang berhasil diciduk yakni SI (21), RA (27), KM (21) dan JK (26) sementara 1 rekan lainnya masih dalam pengejaran.

   “Dari tangan para pelaku anggota berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit kompresor 3 silender warna orange, 1 buah gurindra, 1 botol oli mesin merek AHM OIL, 2 buah laher merek Genio, 4 buah laher merek Ozawa, 3 buah laher merek KC, 1 buah ban dalam merek NYB, 4 buah oli shock dan 1 tas peralatan kunci-kunci motor,” terang Kapolek, Minggu (24/1)

    Ia menjelaskan, penangkapan keempat tersangka tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan keterangan dari korban terkait barang-barang yang hilang dicuri. Unit opsnal dipimpin Kanit Reskrim Polsek Muara Tami Iptu Waris langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka KM dan JK. Diperoleh barang bukti 1 unit kompresor sesuai barang bukti yg hilang tersebut.

   “Berdasarkan keterangan dari tersangka KM dan JK kemudian dilakukan pengembangan bahwa dua tersangka lainnya yaitu  SI dan RA berada di Kampung Yowong Kabupaten Keerom. Sehingga Tim Opsnal berhasil menangkap keduanya di rumah mereka masing-masing pada pukul 06.00 WIT,” terangnya.

   Ditemukan barang bukti berupa 1 buah tas jinjing warna coklat yang berisi 1 buah gurindra, 1 botol oli mesin  merek AHM, 2 buah laher merek Genio, 4 buah laher merek Ozawa, 3 buah laher merek KC, 1 buah ban dalam merek NYB, 4 buah oli shock, dan beberapa kunci bengkel motor.

  “Tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Muara Tami guna proses lebih lanjut, dari hasil pengembangan masih ada 1 pelaku yang belum ditangkap dan ada barang bukti yang harus diambil berupa 1 unit genset,” pungkasnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *